101 BAKAL CALON KADES IKUT PEMBUKAAN SELEKSI PEMILIHAN KADES SERENTAK DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT


Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon ketika membuka kegiatan tersebut berharap, seluruh tahapan uji kelayakan yang dimulai dari soa hingga ke tingkat Kabupaten dipastikan berjalan sesuai prosedur dan perundang-undangan yang berlaku.

Saumlaki, (diskominfo). Sedikitnya 101 Bakal calon Kades mengikuti pembukaan seleksi pemilihan serentak 2018 se - Kabupaten Maluku Tenggara Barat secara bergelombang tiga kali dalam kurun waktu 6 (enam) tahun, bertempat di gedung  Kesenian Saumlaki (30/8/2018).

Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon ketika membuka kegiatan tersebut berharap, seluruh tahapan uji kelayakan yang dimulai dari soa hingga ke tingkat Kabupaten  dipastikan berjalan sesuai prosedur dan perundang-undangan yang berlaku.
” hasil kelayakan ini belum dapat menghantarkan Bapak/ibu menjadi kepala desa, karena masih ada proses pemilihan secara demokratis di desa karena itu harus menjadi simpati masyarakat di desa masing-masing supaya masyarakat memberikan suara kepada bapak/Ibu, ” ujar Bupati.

Para bakal calon diminta untuk menyampaikan laporan secara tertulis kepada Bupati  jika dalam proses uji kelayakan ditemukan  pelanggaran karena  kesalahan prosedur yang dilakukan Pantia Pencalonan.

Bupati berharap,  dalam hasil proses pemilahan nanti, para kepala yang kepercayaan diminta merangkul calon yang kalah dan sebaliknya yang kalah mengakui calon kades yang diberikan kepercayaan masyarakat. ” saya percaya bahwa  kepala desa yang akan terpilih nanti adalah pilihan Tuhan, Tuhan yang akan menentukan 23 dari 101 yang mengikuti proses pemilihan, ” lanjut Bupati.

Sementara itu Ketua Panitia Somalay Batlayery, dalam laporannya mengatakan, proses Tes Uji kelayakan tersebut  dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dimulai dari proses penyaringan dan penjaringan di tingkat Soa secara internal desa berdasarkan asas musyawarah untuk menentukan 2 orang bakal calon kepala desa sesuai syarat yang telah ditetapkan.

Tahap dua : penyaringan dan penjaringan  bersifat administrasi dan tahap tiga   dilakukan uji kelayakan untuk mengetahui kapabilitas dan kapasitas calon sebagai pemimpin bangsa  di desa dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan desa.

Sedangkan materi uji kelayakan terdiri dari : a. Tes tertulis pengetahuan umum dengan muatan materi antara lain : wawasan kebangsaan, Kesadaran hukum, kebijakan Pemerintah dalam kerangka implementasi UU no. 6 tahun 2014 tentang desa, Kepemimpin  yang efektif, dan pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dana Alokasi Desa. B. Tes baris-berbaris dan out bone (permainan kepemiminan), C. Tes praktek berpidato. D. Tes wawancara. 101 bakal calon kepala desa berasal dari 8 Kecamatan dari 10 Kecamatan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang menyelenggarakan proses pemilihan kepala desa. 

© diskominfo-mtb


Share post ini: