24 Mahasiswa Akamigas Asal Tanimbar Siap Diberangkatkan


Bupati Kepulauan Tanimbar - Petrus Fatlolon : “Ada ratusan orang yang berminat untuk mengikuti program ini, tetapi karena kuotanya terbatas, dengan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah, sehingga hanya 24 orang calon mahasiswa yang kita berangkatkan tahun anggaran 2019”

Saumlaki, Sebanyak 24 orang mahasiswa baru yang lolos seleksi masuk Politeknik Energi dan Mineral Akademi Minyak dan Gas (Akamigas) Cepu, akan segera diberangkatan. Para calon mahasiswa baru tersebut berasal dari berbagai sekolah menengah atas yang berada di seluruh Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Program yang digagas melalui kegiatan tugas belajar atau beasiswa bagi putar-putri terbaik asal Tanimbar tersebut, merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, yang bertujuan mempersiapkan sumber daya manusia dalam menghadapai persiapan pengoperasian Blok Masela.

“Ada 24 calon mahasiswa yang akan diberangkatkan dalam waktu dekat, sebenarnya ada 25 tetapi 1 yang berhalangan.” Kata Bupati KKT, Petrus Fatlolon, dalam kegiatan tatap muka dengan calon mahsiswa baru di Kantor Bupati, Senin (15/07/19).

Kuota yang diberikan oleh Akamigas Cepu kepada Kabupten Kepulauan Tanimbar sebanyak 25 orang tiap tahun. sampai tahun ketiga implementasi kerjasama tersebut, telah menghasilkan kurang lebih 70-an siswa asal tanimbar.

“Ada ratusan orang yang berminat untuk mengikuti program ini, tetapi karena kuotanya terbatas, dengan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah, sehingga hanya 24 orang calon mahasiswa yang kita berangkatkan tahun anggaran 2019” jelasnya.

Bupati mengakui biaya perkuliahan setiap semester cukup besar, sehingga pemerintah daerah telah mengeluarkan anggaran dalam jumlah miliaran rupiah. "biayanya cukup besar, sampai 37 juta rupiah per semester, sehingga tiap tahun pemerintah harus mengeluarkan anggaran perorang sebesar 70 juta lebih” akuinya.

Karena itu Bupati meminta calon mahasiswa untuk serius dan tekun mengikuti pendidikan, sehingga setelah kembali dapat menjadi tenaga yang ahli di bidang migas yang handal.

Pada kesempatan terpisah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) KKT, Yohanis Batseran mengatakan, sebelum pertemuan bersama Bupati, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan calon mahasiswa baru dan mahasiswa yang sementara mengikuti kuliah di Akamigas, untuk membahas hal-hal tentang kesiapan mengikuti pendidikan di Akamigas Cepu diantaranya, gambaran situasi dan kondisi kampus, kondisi asrama, dan proses belajar mengajar.

“Mereka sudah dipersiapkan oleh kakak-kakak tingkat mereka, yang sementara berlibur di Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini.” Kata Batseran.

Batseran menambahkan, rencananya para mahasiswa tersebut akan diberangkatkan ke Cepu pada tanggal, 22 Juli 2019.

Sementara itu menurut salah satu orang tua calon mahasiswa yang dimintai tanggapannya terkait hasil seleksi tersebut mengatakan, merasa bangga, senang, dan terharu karena perjuangan untuk melewati semua proses tersebut tidak gampang.

“Harus belajar yang keras karena saingan anak saya tidak sedikit, dia harus berkompetisi dengan anak-anak yang pintar dan puji Tuhan dia terpilih.” Kata salah orang tua calon mahasiswa, Nelci Malisngorar, di Saumlaki, Senin (15/7/2019).


Share post ini: