25 KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DI KECAMATAN NIRUNMAS MENERIMA BANTUAN DANA 500 JUTA RUPIAH


BUPATI PETRUS FATLOLON DI DAMPINGI KEPALA DINAS SOSIAL BERFOTO BERSAMA DENGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) KECAMATAN NIRUNMAS
Saumlaki, Sebanyak 25 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kecamatan Nirunmas Kabupaten Maluku Tenggara Barat menerima bantuan sosial berupa uang tunai sebesar 500 juta rupiah dari pemerintah pusat.
Bantuan dana sebesar 500 juta rupiah yang berasal dari pemerintah pusat itu di bagi kepada 25 kelompok Kube di Kecamatan Nirunmas dengan masing-masing kelompok menerima 20 juta rupiah yang disalurkan melalui BRI Saumlaki ke rekening masing –masing kelompok. Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon dalam arahannya mengatakan, bantuan yang diterima masyarakat merupakan bantuan modal usaha untuk meningkatkan usaha bersama, bukan sebaliknya digunakan tanpa ada hasil yang diharapkan.”ini harus didayagunakan jangan sampai 20 juta yang nanti akan bapak ibu terima tidak sampai di kampung, tetapi di Saumlaki saja sudah habis, pakai beli beras atau beli apa –apa lalu bawa ke kampung, tidak boleh, saya harap tidak seperti itu, dan saya yakin kelompok usaha bersama kecamatan Nirunmas akan menjadi contoh bagi kecamatan-kecamatan yang lain di Kabupaten Maluku Tenggara Barat” harap Fatlolon.
Selanjutnya Fatlolon mengatakan, bantuan yang diterima Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tersebut harus digunakan sebaik-baiknya karena jika bantuan yang diterima tidak digunakan secara baik maka kedepan Kelompok Usaha Bersama tersebut tidak akan menerimanya lagi “bila nanti bapak ibu tidak ternyata tidak bisa memanfaatkan usaha bersama ini dengan baik maka kedepan bantuan-bantuan sosial yang lain Bapak ibu tidak akan terima lagi, kita ingin supaya bantuan sebesar 20 juta ini dapat berputar, jadi kalau sekarang 20 juta maka tahun depan bertambah 30 juta dan tahun depan lagi akan bertambah lagi menjadi 40 juta rupiah dan seterusnya”. Harap Fatlolon.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara Barat Josep James Keliwulan ketika ditemui 17 / 01 di kediaman Pendopo Bupati mengatakan, kelompok bersama (KUBE) yang menerima bantuan tersebut antara lain, Kube Aweda di desa Waturu, Kube Batlios di desa Arma, Kube Arkilo di desa Tutukembong, Kube Ayoan di desa Watmuri dan Kube Bosik di desa Manglusi.
Masing-masing desa terdapat 5 kelompok Kube yang terdiri dari 10 orang, sehingga secara keselurahan berjumlah 25 Kelompok yang berhak menerima dana sebesar 20 juta rupiah. Dikatakan, bantuan dana sosial yang diterima merupakan bantuan dana tahun anggaran 2017 dan baru disalurkan di tahun 2018 yang dimaksudkan untuk memberikan penguatan modal bagi Kelompok Usaha Bersama dalam meningkatkan usaha mereka. Jika bantuan dana tersebut disalahgunakan lanjut Keliwulan, maka kedepan tidak akan menerima bantuan lagi. “ kami sudah ambil langka bahwa yang tidak berhasil akan dikeluarkan dari data kemiskinan, jadi dia tidak akan dapat bantuan apa-apa lagi, setelah kami jadi kadis sosial kami ambil langka itu supaya ada efek jera dari penerima bantuan sosial. Jangan dipikir bahwa ini bantuan sosial jadi pakai langsung habis, tetapi bagaimana mereka berusaha untuk merubah taraf hidup mereka.”harap Keliwulan.
Selanjutnya Keliwulan mengatakan, jenis usaha dari 25 kelompok Kube ini beragam, ada yang bergerak dalam bidang pertanian, Nelayan dan juga usaha Tenun Ikat dan usaha-usaha lain. ”mereka yang menentukan jenis usaha apa, jadi mereka punya proposal sudah masuk ke dinas Sosial bahwa mereka ada yang bertani, ada yang keperikanan dan Tenunan, dan ada punya yang usaha-usaha lain, nanti setelah dana cair, kita ikuti perekembangan mereka, apakah berhasil atau tidak yang penting ada penambahan atau tidak. “ujar Keliwulan.
Pada kesempatan yang sama Camat Nirunmas Ulis Lamers yang di temui di Pendopo Kediaman Bupati, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas bantuan dana yang diberikan kelompok usaha bersama di Kecamatan Nirunmas. “sebagai pimpinan wilayah saya berterima kasih karena ada pelatihan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang ada di kecamatan Nirunmas. Yang pertama seperti yang dikatakan Bupati bahwa bantuan ini bukan untuk pribadi tetapi untuk kelompok usaha bersama, oleh sebab itu maka namanya usaha bersama berarti kita perlu arahkan mereka untuk menjadi juga pelaku-pelaku usaha yang baik, karena bantuan ini bukan sekedar untuk dipakai sebagai konsumtif ya tetapi bagaimana berusaha untuk dana yang diberikan akan diolah oleh kelompok untuk mendapatkan keuntungan bagi kepentingan bersama ”.tandas Lamers.
Lamers berharap, kelompok penerima dana bantuan tersebut senantiasa berkomitmen untuk mengolah dana yang diterima secara kreatif sehingga dapat memberikan perubahan bagi kesejahteraan keluarga secara bersama.
Ditanya tentang pendampingan dan pengawasan dari camat pihak camat sendiri, kata Lamres, selain dinas teknis yang memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap pengelolaan dana bantuan yang diterima kelompk Kube, sebagai kepala wilayah dirinya berhak melakukan pengawasan terhadap semua bantuan karena itu adalah sebuah kewajiban. Bantuan dana sosial sebesar 20 juta per kelompok kube itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Maluku Tenggara Barat yang disaksikan sejumlah pimpinan SKPD dan anggota komisi A DPRD Maluku Tenggara Barat. (Kominfo)

Share post ini: