Arus Mudik Lebaran Di Bandara Mathilda Dipastikan Lancar


Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Mathilda Batlayery - Januar Seralurin :“Armada dalam satu hari, pesawat Garuda satu kali, untuk PT. Wings satu hari, fligth pagi dan siang. Namun saat ini Garuda ada kendala sedikit, dicancel filght dalam minggu ini,”

Saumlaki, Perkiraan arus mudik lebaran tahun ini menggunakan transportasi udara dipastikan lancar dan aman.

Segala persiapan mulai dari petugas bandara, apron, runway dan armda dikabarkan telah siap untuk melayani pengguna jasa transportasi udara di Bandara Mathilda Batlatery Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Arus mudik tahun 2019 di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Mathilda Batlayery Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini, kami dalam persiapan-persiapan menyambut Idul Fitri, semua berjalan dengan lancar.

Demikian dikemukakan Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Mathilda Batlayery, Januar Seralurin, di Lorlung, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Rabu, (29/5/2019).

Sebagaimana diketahui, bandara Mathilda Batlayery dilayani hanya oleh dua maskapai yaitu Garuda Indonesia dan Wings Air anak perusahaan Lion Group.

Kedua jenis armada itu menggunakan pesawat dengan tipe ATR-72 Propeler, yaitu tipe pesawat yang digerakan baling-baling dengan kapasitas 75 tempat duduk.

Sesuai dengan jadwal, Wings Air melayani rute Saumlaki-Ambon sebanyak dua kali sehari yaitu pagi dan siang, dan pada hari-hari tertentu hanya satu kali sehari. Sedangkan maskapai Garuda Indonesia dijadwalkan satu kali sehari.

“Armada dalam satu hari, pesawat Garuda satu kali, untuk PT. Wings satu hari, fligth pagi dan siang. Namun saat ini Garuda ada kendala sedikit, dicancel filght dalam minggu ini,” kata Seralurin.

Sesuai pantauan di Bandara Mathilda Batlatery dalam sepekan terakhir, hanya maskapai Wings Air yang beroperasi sesuai jadwal, sedangkan Garuda Indonesia terpaksa dihentikan sementara operasional oleh pihak manajemen.

Pihak otoritas bandara mengatakan, proses tersebut tidak akan mengganggu kelancaran transportasi udara di Saumlaki.

“Tetapi kami sudah hitung-hitung, transportasi udara berjalan lancar. Fligth pagi dan siang bisa mengangkut semua arus masuk maupun keluar di UPBU Mathilda Batlayery," ujarnya.

Menyingung operasional Garuda Indonesia yang dihentikan beberapa saat, Seralurin menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan dan sudah mendapat alasan mengapa armada berplat merah tersebut dihentikan.

Adapun yang menjadi kendala, penumpang agak kurang pada penerbangan Garuda, disebabkan karena harga tiket sekarang rata-rata ambang teratas sampai ambang tengah.

"Sehingga memang terus terang, sesuai jumlah penumpang yang mau berangkat agak menurun dibadingkan dengan tahun-tahun kemarin.” kata Seralurin.

Sementara itu, Branch Manager Garuda Indonesia Saumlaki, Andhika Mahendra, ketika dihubungi melalui telepon selular membenarkan penghentian sementara operasional Garuda di Saumlaki terkait beberapa faktor.

“Pengurangan penerbangan ini didasarkan pada pertimbangan penyesuaian kapasitas dengan demand market Garuda Indonesia di Saumlaki,” kata Andhika, Jumat (31/5/2019).

Namun dapat dipastikan bahwa Garuda Indonesia akan tetap melayani rute Saumlaki-Ambon-Saumlaki pada periode arus balik.

Maskapai nasional tersebut akan terbang kembali pada tanggal, 12 Juni 2019 dengan jadwal Senin, Rabu dan Jumat.

“kami akan tetap melayani rute Ambon-Saumlaki-Ambon untuk melengkapi pilihan masyakarat Saumlaki,” katanya.


Share post ini: