Badan POM KKT : Pengawasan Kosmetik Ilegal


Pelaksanaan pengawasan oleh Badan POM Kabupaten Kepulauan Tanimbar bertujuan untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan khususnya saat ini kami lakukan terkait kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya, Kepala Badan POM Kabupaten Kepulauan Tanimbar Stepanus Sesa ketika di temui di ruang kerjanya selasa 23/08/19.

Saumlaki, Kantor Badan POM Kabupaten Kepulauan Tanimbar kembali lagi melakukan pengawasan terhadap produk kosmetik yang telah beredar di Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan ,  Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Rabu ( 21/08/19 ).

Pelaksanaan pengawasan oleh Badan POM Kabupaten Kepulauan Tanimbar bertujuan untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan khususnya saat ini kami lakukan terkait kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya, Kepala Badan POM Kabupaten Kepulauan Tanimbar Stepanus Sesa ketika di temui di ruang kerjanya selasa 23/08/19.

Badan POM ketika melakukan sidak selalu bekerjasama dengan beberapa dinas teknis yang berkaitan dengan obat dan makanan yang beredar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kemarin kami lakukan di lokasi Pasar Omele, Satos dan di Pasar lama Saumlaki dengan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan  dan Dinas Satpol PP Kabupaten Kepulauan Tanimbar”, Kata beliau.

Hasil yang ditemui oleh tim pengawasa obat dan makanan dalam operasi pengawasan yang dilakukan di beberapa titik.

Dari 9 kios tau tokoh yang kami periksa ada 7 yang di temukan memperdagangkan kosmetik ilegal maupun kadarluarsa, 5 kios itu di pasar omele, satu di satos dan  1 di pasar lama saumlaki.

Ketika temuan ini ditemui di lapangan, langkah – langkah apa saja yang akan di ambil oleh Badan POM sendiri bersama dengan pemerintah daerah untuk mengatasi penjualan obat dan makanan yang ilegal dan kadarluarsa saat ini ?

Karena ada yang suda kami temukan 2 kali, kami membuat surat pernyataan bagi pemilik toko supaya dengan pernyatan itu kalau kedepan kami temukan lagi kita akan bawa temuan berikutnya ke jalur hukum karena itu sangat merugikan masyarakat jadi harus ada efek jera bagi penjual sehingga kami berharap dukungan dari stacholder terkait dan pihak penegak hukum.

Ketika kehadiran Badan POM di KKT ada temuan yang sama dari  satu toko ketika melakukan pengawasan dan langkah – langkah yang diambil seperti apa?

Selama ini masi ada yang terjadi tetapi berdasarkan SOP dari kami, ada tahapan mulai dari pembinaan dan setelah pembinaan ada peringatan dengan menandatangani surat pernyataan dan setelah itu kami tempuh jalur hukum kalau yang bersangkutan masih memperdagangkan barang itu kembali.

Imbauan kepada semua pemilik kios dan toko yang ada di KKT agar apabila ada barang yang sudah kadarluarsa dan ilegal agar tidak dapat diperjualbelikan kepada masyarakat

Kami harap ada tanggjawab moral dari setiap pedagang maupun distributor – distributor yang ada di Tanimbar kepada masyarakat kita karena kita semua sudara sehingga kita jangan lagi menjual barang yang memang tidak layak atau kadarluarsa, ilegal yang mengandung bahan berbahaya sehingga dapat merugikan masyarakat kita sendiri.

Janganlah kita mengambil keuntungan dari kesusahan orang lai, karena pembeli atau konsumen itu akan susah dan cepat dapat penyakit sedangkan kita senang – senang menikmati uang hasil pembelian, sekali lagi kami berharap ada rasa tanggungjawab moral untuk setiap pedagang

.Secara rutin kami akan melakukan pengawasan ini di tanimbar karena semua menyangkut tugas pokok dan fungsi kami dan terkadang kami tidak mengeksposnya tetapi kami selalu rutin melakukan sistem pengawasa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.


Share post ini: