UNTUK MENDORONG PEMERATAAN PEMBANGUNAN, BUPATI DAN WAKIL BUPATI MTB AKAN BERKANTOR DI LARAT


Wakil Bupati MTB-AGUSTINUS UTUWALY ; “Seperti ungkapan tua; potong di kuku rasa di daging, yang berarti sakit dan senang mesti dirasakan bersama maka kami memilih berkantor Larat sehingga setiap saat kami dapat mengalami dan melihat langsung setiap kekurangan pembangunan yang terjadi disana"

SAUMLAKI, Dalam rangka menyelaraskan dan mengakselerasi serta pemerataan pembangunan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Bupati dan Wakil Bupati menurut rencana akan berkantor di Larat Kecamatan Tanimbar Utara. Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat AGUSTINUS UTUWALY kepada wartawan di ruang kerjanya (20/6) lalu.

Dikatannya, alasan untuk berkantor di Larat Kecamatan Tanimbar Utara adalah karena jika dibandingkan 2 kecamatan tua, Tanimbar Utara dan Tanimbar Selatan yang membentuk Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebelum akhirnya dimekarkan menjadi 10 kecamatan maka pembangunan di Kecamatan Tanimbar Selatan begitu pesat dan berkembang dibanding Tanimbar Utara. Alasan lain menurut Wakil Bupati adalah bahwa dengan berkantor di Larat, Bupati  dan Wakil Bupati dapat secara langsung melihat dan merasakan kondisi yang dialami oleh masyarakat di wilayah tersebut.

“Seperti ungkapan tua; potong dikuku rasa di daging, yang berarti sakit dan senang mesti dirasakan bersama maka kami memilih berkantor Larat sehingga setiap saat kami dapat mengalami dan melihat langsung setiap kekurangan pembangunan yang terjadi disana, dan secara psikologi akan  berpengaruh  terhadap perhatian dan kebijakan yang kami ambil, tetapi  kalau sekiranya kami tidak berkantor disana maka tentu kami tidak bisa mengawasi secara langsung” ujar Wakil Bupati.

Selanjutnya dikatakan, hal lain yang menyebabkan Bupati dan Wakil Bupati menurut rencana berkantor di Larat Kecamatan Tanimbar Utara adalah untuk lebih mendorong pembangunan secara merata di seluruh pelosok Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan bukan sebaliknya bermaksud menekan perjuangan masyarakat Tanimbar Utara untuk menjadi sebuah kabupaten seperti opini dan pendapat segelintir orang yang tidak menyukai rencana ini.  

Ditambahkannya, rencana berkantor di Larat Kecamatan Tanimbar Utara mesti didukung dengan sebuah regulasi yang dan kajian yang mendalam, sehingga pelaksanaan dapat terjamin baik dari sisi aturan maupun keamanan, termasuk didalamnya penyiapan tempat kerja atau kantor, serta hal-hal lain yang berhubungan.

Sehubungan dengan rencana Bupati dan Wakil Bupati berkantor di Larat, Camat Tanimbar Utara-ROBBY LAISINA, S.Sos ketika dikonfirmasi via telepon seluler menyatakan siap serta akan memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.

“saat mendengar rencana Bupati dan Wakil Bupati akan berkantor di Larat, saya segera melakukan rapat dengan seluruh unsur penyelenggara pemerintahan di Kecamatan Tanimbar Utara untuk melakukan persiapan mendukung rencana tersebut, serta mendata permasalahan-permasalahan pembangunan yang terjadi di Kecamatan Tanimbar Utara untuk disampaikan nantinya” ujar LAISINA.

Lebih lanjut LAISINA mengatakan bahwa terkait tempat atau ruang kerja untuk Bupati dan Wakil Bupati, maka saat ini pihaknya tengah mempersiapkan ruang kerja camat dan sekcam untuk dipakai bupati dan wakil bupati nantinya.

“untuk kondisi saat ini di Kantor Camat Tanimbar Utara maka ruang yang representatif untuk dijadikan ruang kerja bupati dan wakil bupati adalah ruang kerja camat dan sekcam oleh karena itu saat ini oleh staf kecamatan tengah dipersiapkan. Selanjutnya saya akan melaporkan segala kesiapan ini kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk mendapat arahan lebih lanjut, sehingga semuanya dapat dipersiapan dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai recana” ujarnya. (Kominfo-Humas)


Share post ini: