Bupati Fatlolon : Jangan dulu negatif thinking terhadap penyelenggara pemilu sehingga mereka tidak kehilangan semangat kerja


Menurut Bupati, situasi yang terjadi saat ini di Kabupaten Kepulauaan Tanimbar disebabkan karena pertama, terjadi proses pergantian komisioer KPUD terlau dekat dengan pelaksanaan pemilu, dan kedua, setelah KPU melakukan sortir surat suara dan terdapat sekitar 19.000 surat suara yang rusak.

Saumlaki, Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimar diminta untuk tidak memberikan penilaian negatif terhadap kinerja Komisi Pemilaihan Umum Daerah (KPUD) Kepulauan Tanimbar akibat keterlambatan distribusi logistik  ke 17 TPS yang ada di kota Saumlaki dan di desa Lermatang, sehingga sebagian besar  masyarakat belum dapat menyalurkan hak suara mereka dalam pesta demokrasi 17 April 2019 kemarin.

”jangan dulu negatif thinking terhadap penyelenggara pemilu sehingga mereka tidak kehilangan semangat kerja, ”himbau Bupati Fatlolon saat dimintai tanggapan keterlambatan logistik di Saumlaki (17/4/2019)

Menurut Bupati,  situasi yang terjadi saat ini di Kabupaten Kepulauaan Tanimbar disebabkan karena pertama,  terjadi proses pergantian komisioer KPUD terlau dekat dengan pelaksanaan pemilu,  dan kedua,  setelah KPU melakukan sortir surat suara dan terdapat sekitar 19.000 surat suara yang rusak.

”Setelah teman-teman KPU melakukan koordinasi, ternyata sudah tidak bisa cetak di Makasar tetapi harus cetak di surabaya, nah transportasi Surat Suara dari Surabaya ke Ambon dan kemudian dari Ambon ke Saumlaki memang sangat mepet, sehingga baru tiba tanggal 16 kemarin, kemudian pelipatan Surat suara dan logiistik lainnya membutuhkan waktu, ”jelas Fatlolon

Penjelasan Bupati Fatlolon tersebut sekaligus memberikan pemahaman kepada publik terkait keterlambatan logistik dan kerusakan 19.000 kertas suara sehingga dapat menggagu kelancaran proses pesta demokrasi sekaligus mengklarifikasi pendapat masyarakat yang menilai pemerintah daerah cuci tangan dari permasalahan tersebut.

Dikatakan,  2 hari sebelum hari H, Pemerintah Daerah  telah melakukan rapat bersama Forkopimda, KPUD, Bawaslu,dan rapat kordinasi terakhir terakhir tanggal 16 April 2019 di ruang Rapat yang juga hadir  2 orang  komisioner KPUD dan 1 orang anggota Bawaslu.

”laporan yang saya terima dari mereka bahwa  siap menyelengarakan pemilu serentak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada hari ini, saya menyampaikan  kepada Pak Kapolres, pak Dandim, Pak Danlanal, dan Pak Kajari bahawa kita siap dukung kendala baik –itu transportasi darat, laut dan udara.

Terkait dengan masalah pendistribusian logistik lanjut Bupati, sebenarnya pemda siap mencarter pesawat untuk jemput surat suara bila dibutuhkan, namun harus diminta resmi oleh peneyelengara kepada Pemerintah Daerah.

”tetapi karena ini sudah terjadi jangan kita saling menyalahkan satu dengan yang lain, kita terus memberi dukungan kepada teman-teman KPUD supaya mereka berkonsentrasi penuh untuk penyiapan logistik dan pendistribusian ke TPS yang saat ini belum dilakukan penceblosan, ”harapnya

© Diskominfo 2019


Share post ini: