BUPATI FATLOLON LANTIK LIMA KADES


Bupati Maluku Tenggara Barat Peterus Fatlolon dalam sambutannya berpesan kepada para kepala desa yang baru dilantik, bahwa berdasarkan Undang –undang no 6 tahun 2014 tentang desa, mengamanatkan  kewenangan seorang kepala desa yang cukup besar serta seluruh aspek  pelaksanaan tugas dan pembangunan di desa, ” Berdasarkan Undang- undang tentang desa tersebut, desa diberikan ruang yang lebih besar dalam rangka berkreasi untuk mewujudkan pembangunan pemerintahan desa dan pelayanan bagi masyarakat yang lebih baik di desanya masing-masing. Selain tugas utama tadi ada tugas lain yang diamanatkan kepada para pejabat kepala desa saat ini, yaitu melaksanakan penjaringan  sesuai dengan tahapan dan pelaksanaan pemilihan kepala desa definitif pada tahun kerja 2018 ini, ” ungkap Bupati.

Saumlaki, (Diskominfo), Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon melantik lima penjabat menjadi kepala desa definitif, masing masing kades Bomaki, Lelingluan, Latdalam, Adodo Molo dan Lingada periode tahun  2019-2024, Bertempat di Lobi lantai 2 Kantor Bupati  (25/5/2018).

Kepala desa yang dilantik masing-masing Wilem Timpelabuan selaku kades Desa Bomaki, Jefry Ratila selaku kades Lelingluan, Efraim Lambiombir selaku Kades Latdalam, Herman Lemosol selaku selaku Kades Adodo Molu dan Junuf .F. Bafa selaku Kades Lingada.

Bupati Maluku Tenggara Barat Peterus Fatlolon dalam sambutannya berpesan kepada para kepala desa yang baru dilantik, bahwa berdasarkan Undang –undang no 6 tahun 2014 tentang desa, mengamanatkan  kewenangan seorang kepala desa yang cukup besar serta seluruh aspek  pelaksanaan tugas dan pembangunan di desa, ” Berdasarkan Undang- undang tentang desa tersebut, desa diberikan ruang yang lebih besar dalam rangka berkreasi untuk mewujudkan pembangunan pemerintahan desa dan pelayanan bagi masyarakat yang lebih baik di desanya masing-masing. Selain tugas utama tadi ada tugas lain yang diamanatkan kepada para pejabat kepala desa saat ini, yaitu melaksanakan penjaringan  sesuai dengan tahapan dan pelaksanaan pemilihan kepala desa definitif pada tahun kerja 2018 ini, ” ungkap Bupati.

Selain itu Bupati juga Berharap, para penjabat kepala desa segera melakukan tahapan sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan supaya proses pemilihan kepala desa dapat berjalan dengan baik, demokratis, dan tidak meninggalkan masalah perpecahan di desa masing-masing, ” saya juga ingin mengingatkan kepada kita semua pada saat ini alokasi anggaran dana desa dan ADD tahun anggaran 2018 mencapai angka milyaran rupiah, dalam alokasi anggaran yang cukup besar tadi dituntut para penjabat kepala desa untuk lebih profesional merekrut bendahara desa dan kaur serta sfat yang betul-betul punya kompetensi terutama bendahara desa supaya mampu melaksanakan seluruh administrasi keuangan desa dengan baik,  ”  Ujar Bupati.

Menurut Bupati, Saat ini beberapa kepala desa yang terpaksa berurusan dengan penegak hukum karena penanganan administrasi pertanggungjawaban keuangan desa yang masih belum memadai  dan disinyalir bertentangan dengan ketentuan. 

” saya berharap supaya kelima penjabat kepala desa yang baru saja dilantik ini dapat berbenah, baik dari aspek perencanaan pembangunan desa, pelaksanaan kegiatan-kegiatan desa, pengawasan sampai pada pertanggungjawabannya supaya dilakukan dengan baik, transparan dan akuntabel, ” lanjut Bupati.

Hadir pada acara pelantikan tersebut,   Asisten I Pemerintahan Setda Maluku Tenggara Barat , Staf Ahli dan sejumlah Pimpin SKPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat serta Rohaniawan.

©diskominfo-mtb


Share post ini: