BUPATI MTB BERSAMA KETUA TP PKK KABUPATEN MTB KUNJUNGI RUTAN SAUMLAKI, JELANG HARI KESATUAN GERAKAN PKK KE 46 DAN JAMBORE KE 46 PKK TAHUN 2018


Menjelang Hari Kesatuan Gerakan PKK ke - 46 dan Jambore Kader PKK tahun 2018, Ketua TP PKK Kabupaten Joice Fatlolon melakukan kunjungan langsung ke Rutan Saumlaki. ( 26/11/2018 )

Saumlaki, Menjelang Hari Kesatuan Gerakan PKK ke - 46 dan Jambore Kader PKK tahun 2018, Ketua TP PKK Kabupaten Joice Fatlolon melakukan kunjungan langsung ke Rutan Saumlaki. ( 26/11/2018 ). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat kondisi dan perkembangan warga binaan yang berjumlah  131 orang, 2 diantaranya  wanita dan 129 pria, sementara jumlah pegawai pada Rutan Saumlaki sebanyak 31 pegawai pada  lokasi bangunan baru yang beralamat di Ukurlaran Saumlaki.

Dalam kunjungan tersebut Bupati bersama Ketua TP PKK bersama jajaran Tim PKK terlihat disambut hangat  oleh Kepala Rutan Cabang Saumlaki Meky Patty bersama seluruh jajaran dan  warga binaan Rutan Saumlaki.

Sambutan hangat tersebut Kepala Rutan Cabang Saumlaki Meky Patty menyampaikan Kondisi terkini warga binaan pada Rutan Cab. Saumlaki dalam kondisi baik dan aman, pada tahun 2019 Rutan Saumlaki akan beralih status menjadi Rutan kelas III Saumlaki

“ini berarti akan ada penambahan empat pejabat yang baru dan direncanakan akan ada penambahan untuk kouta tes pada Kemenpolhukan 10 untuk Rutan Saumlaki, sehingga jumlah pegawai  tahun 2019 akan berjumlah 41 orang,  ”ujarnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Maluku Tenggara Barat Joice Fatlolon dalam arahannya mengatakan, warga Rutan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dilepaspisahkan  dari masyarakat Kabupaten  Maluku Tenggara Barat.

” untuk itu kami juga merasa satu tanggungjawab dari kami Tim Penggerak PKK untuk melakukan kunjungan,  walaupun di Rutan ini terlihat banyak kaum laki-laki, namun perempuan dan laki-laki secara kodratnya merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan, ” katanya.

Dikatakan,  ditahun 2019 nanti, pihaknya akan melakukan kunjungan secara rutin di Rutan Saumlaki, karena diakui Rutan Saumaki dalam perkembangannya kurang mendapat kunjungan berbagai pihak, baik Pemerintah Daerah maupuan Instansi lainnya di Kabupaten tersebut.

Bupati Maluku Tenggara Petrus Fatlolon yang turut menyempatkan waktu dalam kunjungan tersebut mengatakan warga binaan merupakan warga dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat. ”  Pemerintah daerah tidak menganggap Bapak/Ibu sebagai warga yang terpingggirkan, tetapi merupakan bagian dari tangguungjawab Pemerintah daerah. Karena itu Pemerintah Daerah wajib untuk harus memberikan perhatian, ” Ujarnya.

Perhatian yang dimaksudkan Fatlolon, ditahun 2019 nanti, Pemerintah Daerah akan membantu berbagai fasilitas bagi para warga binaan yang memiliki keahlian, sehingga akan tampil sebagai filter-filter, tokoh-tokoh pembangunan di sejumlah Bidang, baik bidang pertukangan, pertanian dan bidang –bidang -lainnya.

” apa yang dibutuhkan akan kita bantu di tahun anggaran 2019, ”  uangkapnya. Sementara terkait proses peningkatan status Cabang Rutan menjadi Rutan kelas III, Bupati mengatakan, Pemerintah daerah akan memberikan dukungan terhadap pengembangan Rutan termasuk dukungan pembebasan lahan.

” kami mendukung,  sekiranya dibutuhkan dukungan tertulis atau sarana-prasarana lain atau pengembangan wilayah ini supaya lebih besar dan butuh pembebasan lahan, itu merupakan tanggungjawab Pemerintah daerah, silakan dikembangkan, Pemerintah daerah akan mendukung penuh, ” ungkapnya.

Selain itu Bupati juga memberikan apresisasi kepada TP PKK Kabupaten MTB yang telah mendukung program pemerintah Daerah melalui kegiatan yang dilaksanakan saat ini. Usai kunjungan Bupati, dilanjutkan dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Edwin Matatula dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan yang diserahkan oleh ibu Kt TP PKK Kab.MTB kepada Kepala Rutan cabang Saumlaki.

Turut hadir dalam kegiatan dimaksud, Asisten II Bidang Ekonomi Kemasyarakatan Setda MTB, Kadis Satpol PP Kab.MTB, Kabag Humas, Ketua Klasis Tanimbar Selatan, Pdt.Edwin Matatula dan seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

 


Share post ini: