BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT : “DANA DESA TA 2017 AKAN SEGERA DIKUCURKAN HANYA BAGI DESA YANG TUNTAS MENYAMPAIKAN LPJ KEUANGAN DESA”


BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT - PETRUS FATLOLON : “DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2017 AKAN SEGERA DIKUCURKAN HANYA BAGI DESA YANG TUNTAS MENYAMPAIKAN LPJ. KEUANGAN DESA”

SAUMLAKI, Bupati Maluku Tenggara Barat-PETRUS FATLOLON menegaskan dana desa tahun anggaran 2017 yang akan dikucurkan dalam sehari dua hanya diperioritaskan bagi desa-desa yang telah menyampaikan Laporan pertanggungjawaban desa selama satu tahun anggaran. Hal itu ditegaskan Bupati Maluku Tenggara Barat pada acara pertemuan Bupati bersama para kepala desa dan camat se-Kabupaten Maluku Tenggara Barat di gedung kesenian (6/6) lalu. Ditegaskannya, bagi desa yang belum tuntas menyampaikan pertanggungjawaban dana desa maka  rekening banknya  akan diblokir sehingga tidak bisa melakukan pencairan.

Terkait dana desa tersebut Bupati Maluku Tenggara Barat dalam berbagai kegiatan masih terus menghimbau kepala desa dan bendahara desa yang mengelola dana desa di desanya masing-masing untuk mempergunakan dana desa sesuai peruntukannya. “Jangan menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi” ujarnya.

Dikatakannya, setiap tahun jumlah besarnya dana desa terus meningkatkan diatas satu Milyar rupiah, karena itu jumlah dana tersebut akan sangat membantu membiayai pembangunan di desa. Kepala desa dan bendahara desa diharapkan untuk mengelola dana desa secara baik, untuk membantu pengeloaan dana tersebut kata FATLOLON, Pemerintah daerah akan membantu menata adminstrasi keuangan desa sehingga kedepan semua hal menyangkut keuangan desa berjalan secara baik.

Lebih lanjut FATLOLON menghimbau para camat di Maluku Tenggara Barat yang akan membantu melakukan pendampingan menata administrasi keuangan desa untuk membantu secara benar bukan seperti yang terjadi sebelumnya yakni membantu melakukan laporan keuangan secara fitktif. Kata Bupati “Penyalahgunaan dana desa oleh kepala desa dan bendahara desa kali ini menjadi pembelajaran, namun mulai hari ini tidak ada lagi yang melakukan hal serupa, jika itu terjadi maka akan berurusan dengan pihak Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara Barat untuk diproses secara hukum yang berlaku”       


Share post ini: