Deklarasi Damai untuk Pilkades Serentak yang Aman dan Kondusif di Tanimbar


Pelaksanaan Deklarasi Damai dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, S.H., M.H., didampingi jajaran Forkopimda yang terdiri dari Kapolres Kepulauan Tanimbar, Dandim 1507/Saumlaki, dan Kepala Kejaksaan Negeri Saumlaki. Selain itu, turut hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Saumlaki, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Deklarasi Damai sebagai wujud komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkades Serentak pada 1 Maret 2021 mendatang. Deklarasi Damai ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Saumlaki, Jl. Ir. Soekarno, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kamis, 11 Februari 2021.

Deklarasi Damai diikuti oleh para Calon Kades yang berasal dari Kecamatan Tanimbar Selatan, Kecamatan Wertamrian, dan Kecamatan Selaru. Selain itu, deklarasi juga diikuti jajaran Forkopimcam yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan Danramil dari ketiga kecamatan tersebut.

Pelaksanaan Deklarasi Damai dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, S.H., M.H., didampingi jajaran Forkopimda yang terdiri dari Kapolres Kepulauan Tanimbar, Dandim 1507/Saumlaki, dan Kepala Kejaksaan Negeri Saumlaki. Selain itu, turut hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Isi Deklarasi Damai ini diantaranya, pertama, para Calon Kades siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Kedua, para Calon Kades siap menciptakan situasi Pilkades tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang aman, damai, berintegritas, tanpa hoax, dan tanpa sentimen SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

Ketiga, para Calon Kades siap mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta mengedepankan etika dan nilainilai keutamaan moral selama pelaksanaan Pilkades Serentak. Keempat, para Calon Kades bersedia menjunjung tinggi demokrasi yang bermartabat, agar situasi tetap kondusif.

Kelima, para Calon Kades bersedia mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker, dalam keseluruhan tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, demi mencegah penularan Virus Corona. Keenam, para Calon Kades bersedia untuk tidak melakukan mobilisasi massa yang berpotensi mengakibatkan gesekan antarmassa.

Ketujuh, para Calon Kades bersedia untuk tidak melakukan provokasi apabila tidak terpilih dalam proses Pilkades. Selain itu, para Calon Kades juga siap untuk menang dan siap untuk kalah dalam Pilkades Serentak, serta siap untuk mendukung Calon Kades Terpilih.

Usai pengucapan deklarasi damai, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Deklarasi Damai oleh setiap Calon Kades dan jajaran Forkopimcam dari ketiga kecamatan tersebut, yang disaksikan langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar bersama jajaran Fokopimda Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Deklarasi Damai Pilkades Serentak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada tahun 2021 ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif dalam keseluruhan proses Pilkades Serentak di daerah ini. “Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dilaksanakan di seluruh kecamatan yang warga desanya akan melaksanakan pemilihan kepala desa pada tahun 2021 ini. Deklarasi Damai kali ini merupakan satu di antara rangkaian kegiatan Deklarasi Damai di kecamatankecamatan yang lain. Secara umum, Deklarasi Damai ini bertujuan untuk memastikan terciptanya situasi yang aman dan damai dalam keseluruhan proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak pada tahun 2021 ini,” kata Fatlolon.

Pada kesempatan ini Fatlolon juga berharap agar hubungan kekerabatan yang berbasis pada Nilai Duan Lolat, yang merupakan suprastruktur lokal masyarakat adat Tanimbar, tetap dijaga dalam keseluruhan proses Pilkades Serentak kali ini. Hal ini diantaranya dapat ditunjukkan dengan sikap saling menghargai satu dengan yang lain. “Saya percaya, Ibu/Bapak yang maju sebagai Calon Kepala Desa adalah putra putri terbaik di desa, sehingga saya minta agar jadilah teladan di desa kita masing-masing. Kalau ada yang kalah jangan sampai mengumpulkan massa untuk membuat keributan, dan yang menang agar dapat merangkul mereka yang kalah untuk nantinya dapat bekerjasama dalam pelaksanaan pelayanan pemerintahan didesa masing-masing,” harap Fatlolon.

Terkait dengan prosedur Pilkades, Fatlolon meminta kepada setiap Calon Kades untuk dapat memberikan penjelasan kepada warga desa terkait dengan setiap prosedur Pilkades, terutama yang terkait dengan isu keterwakilan soa dalam penjaringan bakal Calon Kades, dan isu kuota Calon Kades. “Saya meminta kita semua untuk membantu Pansel menjelaskan kepada masyarakat terkait beberapa hal. Pertama, adanya keterwakilan soa hanya ada pada tingkat penjaringan bakal calon di tingkat desa. Dan yang kedua, tidak ada kuota calon kades untuk desa yang berpenduduk banyak, sedang, dan sedikit, karena kuota calon hanya berlaku untuk pemilihan calon legislatif saja,” tegas Fatlolon.

Selain itu, Fatlolon juga meminta kepada setiap Calon Kades untuk dapat menyampaikan rumusan visi dan misi yang diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat desa. “Visi dan misi Calon Kepala Desa yang akan disampaikan harus menggambarkan berbagai program prioritas yang akan dilaksanakan, seperti program air bersih, rumah layak huni, atau juga drainase. Visi dan misi serta program prioritas tersebut harus sesuai dengan kondisi riil di desa masing-masing,” harap Fatlolon.

Melalui Deklarasi Damai Pilkades Serentak ini, Fatlolon berharap agar pelaksanaan Pilkades Serentak pada tanggal 1 Maret 2021 yang akan datang di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat berlangsung dengan lancar dan aman, serta dapat menghasilkan Calon Kades Terpilih yang berkualitas sesuai dengan harapan masyarakat.

 


Share post ini: