DESTINASI WISATA WELUAN DAN LORULUN PROGRAM PRIORITAS PEMDA MTB


Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon diruang kerjanya (25/01) mengatakan, tahun ini Pemerintah Daerah sementara berkonsentrasi pada dua titik yaitu pantai Weluan dan Rawa Lorulun

Saumlaki, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat tahun 2018 menetapkan Program pembangunan pariwisata yang diprioritaskan pada pengembangan dan pembenahan destinasi wisata di dua titik.

Pengembangan dan pembenahan destinasi wisata yakni destinasi Wisata di Pantai Weluan dan Rawa Lorulun yang diawali dengan kerja bakhti bersama seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon diruang kerjanya (25/01) mengatakan, tahun ini Pemerintah Daerah sementara berkonsentrasi pada dua titik yaitu pantai Weluan dan Rawa Lorulun. “Kemarin kita sudah mulai dengan melakukan pekerjaan bahkti masal di pantai Weluan dan nanti kita akan lanjutkan di Rawa Lorulun, kemudian dari aspek dukungan anggaran kita telah menganggarkan sejumlah dana di APBD tahun 2018 untuk beberapa program prioritas yang akan dilakukan oleh 4 SKPD yaitu Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan. “Ungkap Bupati”

Keempat SKPD tersebut akan melakukan sejumlah pengembangan seperti dinas Pekerjaan Umum akan membangun jalan masuk dan Parkiran dan Gapura serta pemasangan listrik di Rawa Lorulung, sementara Pariwisata akan membangun Gasebo-Gasebo dan Restoran Apung dan sarana lain yang berhubungan dengan Kepariwisataan, sedangkan Dinas Pertanian akan mengembangkan beberapa tanaman disana sehingga lokasi itu akan difungsikan sebagai agro wisata dan Dinas Perikanan akan membenahi Rawa untuk ditabur beberapa bibit ikan.

Sementara di Pantai Weluan Kata Bupati, akan dilakukan pembenahan dari berbagai aspek sehingga dapat memberikan kenyamanan dan daya tarik bagi para pengunjung di Pantai Weluan. “yang pertama pantainya , pasirnya itu kita harus memastikan bahwa pasir itu bersih kemudian kita akan benahi supaya jangan sampai para wisatawan datang ke sana itu terganggu karena kondisi pasir yang tercampur dengan sampah, demikian juga ada benda-benda tajam lain disana itu harus dibenahi, dan yang kedua ada bukit kecil yang membelakangi pantai dan tanaman-tanaman tumbuh disana juga akan ditata dan tentu beberapa terdapat lereng akan dibangun Kasebo, Toilet yang memadai, demikian juga ada tempat pertemuan, tempat jualan untuk masyarakat menjual rujak, juga Kelapa muda itu kita akan bangun tempat khusus untuk mereka. Ya Seperti pantai Natsepa begitu, saya percaya bahwa pantai Weluan ketika kita kembangkan akan mengalahkan Natesepa dan jauh lebih indah “harap Bupati.”

Besaran dana yang dianggarkan pada pengembangan dan pembenahan pada 2 destinasi wisata dari 4 SKPD teknis secara keselurahan berjumlah 11 Miliar 123 juta 780 ribu rupiah yang bersumber dari DAU dan DAK antara lain : Dinas Pekerjaaan Umum berjumlah 595 juta rupiah yang terdiri dari pengembangan program Master Plan, Study kelayakan dan pembersihan. Dinas Pariwisata 6 miliar 088 juta 110 ribu rupiah. Dinas Pertanian 3 miliar 700 juta rupiah. Dinas Perikanan berjumlah 740 juta 670 ribu rupiah.

Pengembangan Destinasi Wisata Lorulun dan pembenahan pantai Weluan akan bermanfaat bagi masyarakat di kedua desa tersebut karena itu diharapakan ada dukungan dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pembangunan di bidang kewisataan. “saya mohon kepada masyarakat untuk program pengembangan destinasi wisata ini khan ujung-ujungnya juga bermanfaat kepada masyarakat bukan untuk pemerintah daerah, misalnya dikembangkan dua destinasi ini akan terbuka lapangan kerja bagi kedua desa, yang pertama Olilt dan kedua Lorulun.

Melalui dinas Pariwisata akan merekrut beberapa pemuda/pemudi untuk dilatih sebagai tenaga-tenaga terampil di bidang kepariwisataan dan mereka nanti akan digembleng di provinsi / Kabupaten yang memang sudah punya fasilitas untuk pendidikan dan pelatihan dibidang kepariwisataan.” Harap Bupati.


Share post ini: