Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Peringati Hari Kartini ke - 139 tanggal 21 April 2018


PERINGATAN HARI KARTINI KE - 139 TANGGAL 21 APRIL 2018 DIHADIRI OLEH IBU BUPATI MTB - JOICE FATLOLON SELAKU PENASEHAT UTAMA DHARMA WANITA KAB. MALUKU TENGGARA BARAT (TENGAH) DIHADIRI OLEH IBU-IBU DHARMA WANITA DAN ORGANISASI PEREMPUAN DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT YANG DILAKSANAKAN DI GEDUNG KESENIAN SAUMLAKI, 21/04

Saumlaki,Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Maluku Tenggara Barat memperingati Hari RA Kartini berlangsung di gedung Kesenian Saumlaki (21/4) dihadiri, Sejumlah Pimpinan SKPD, Kepala Sekolah, Ketua dan Anggota Organisasi Perempuan di Kabupaten Maluku Tengara Barat.

Mengawali puncak peringatan Hari Kartini dilaksanakan kegiatan gerak santai melibatkan para siswa/siswi di kecamatan Tanimbar Selatan dan lomba gerak jalan cepat yang mengikut sertakan ibu –ibu dharma Wanita dari SKPD masing-masing, Instansi veritikal, ibu –ibu Persit, Ibu-Ibu Bhayangkari dan guru dari tingkat SD hingga SMU di kecamatan Tanimbar Selatan.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Ibu Joice Fatlolon dalam sambutannya mengatakan, Makna peringatan hari Kartini adalah untuk mengenang dan meneruskan perjuangan Kartini dalam memajukan para wanita Indonesia mendapat pendidikan yang setara dengan para pria dan membebaskan kaum wanita dari kebodohan.

Semangat Kartini terus hidup sampai sekarang. Ia meninggikan semangat kesetaraan perempuan di hadapan laki-laki. “saat ini masyarakat tidak lagi memandang perempuan harus hidup terkekang dalam rumah, namun seperti kaum laki-laki, Perempuan Indonesia mempunyai kesempatan yang sama di bidang sosial, ekonomi hukum dan politik. Perempuan Indonesia boleh menuntut ilmu setinggi-tingginya, perempuan boleh mencari pasanganya tanpa paksaan orang tua, perempun boleh menjad polisi, Jaksa, Hakim, guru, manager, direktur, lurah, camat, Bupati ,Gubernur bahkan Presiden, ” ungkap Ibu Joice.

Selain itu Perempuan juga mendapatkan hak untuk melawan dari tindak kekerasan yang biasa terjadi dalm rumah tangga, dan perempuan juga mendapatkan perlindungan dari tindakan kekerasan atau penindasan lainnya.

Peringatan Hari Kartini tentu bukanlah sebatas acara seremonial belaka dan sebatas penggunaan sanggul dan kebaya bagi perempuan Indonesia, lebih dari itu, peringatan Hari Kartini selayaknya berkaitan langsung dan tegas dengan kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki seperti, sebagai momen untuk memperkuat dan memperluas pemberdayaan perempuan Indonesia dan dunia secara luas. Selanjutnya merupakan momen memperkuat advokasi dan aksi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan formal dan peningkatan kualitas hidup perempuan. Mendorong kesadaran laki-laki untuk aktif terlibat dalam mewujudkan keadilan gender serta untuk memperkuat penghapusan kekerasan dalam rumah tangga di muka bumi.

Mengakhiri sambutan, Penasihat Dharma wanita Kabupaten Ibu Joice memberi apresiasi kepada dharma wanita Persatuan Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan berharap untuk memotifasi dan menginspirasi kaum perempuan masa kini untuk terus berkarya dan mengukir prestasi,” saya mengharapkan melalui peringatan Hari Kartini ke – 139 tahun 2018 dengan tema : Meningkatkan kualitas pemberdayaan perempuan dan dengan semangat Kartini dapat menginspirasi dan memotifasi kaum perempuan masa kini untuk terus berkreasi dan berkarya mengukir prestasi untuk mewujudkan Maluku Tenggara Barat yang sehat, cerdas dan berwibawa,” harap Ibu Joice.

©diskominfo-mtb


Share post ini: