Ibu Joice Fatlolon Jelang Hari Kartini TP PKK Kabupaten Sosialiasi Kanker Serviks, Penyakit Pembunuh Wanita nomor 1 di Dunia


Foto bersama Kt TP-PKK Kab. MTB - Joice Fatlolon ( tengah) bersama tim sosialisasi deteksi dini kanker serviks di desa wowonda Kecamatan Tanimbar Selatan.

Saumlaki,Menyongsong Hari Kartini ke – 39 tahun 2018, TP PKK Kabupaten Maluku Tenggara Barat melakukan berbagai kegiatan diantaranya: Sosialisasi tentang deteksi dini kanker serviks ( kanker mulut rahim ) bekerjasama dengan Komunitas Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia ( KP21 ) di Jakarta, Sosialisasi tentang kekerasan terhadap anak dan perempuan bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Maluku Tenggara Barat,Sosialisasi tentang program HATINYA PKK ( Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman ) melalui pemanfaatan TOGA ( Taman Obat Keluarga ), Pelayanan kesehatan gratis bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu Program Prioritas PKK khususnya sosialisasi tentang deteksi dini kanker serviks atau kanker mulut rahim karena merupakan kanker pembunuh nomor 1 di Indonesia dan di dunia “, sebagaimana kita ketahui bahwa informasi mengenai penyakit kanker serviks masih sangat minim khususnya di desa-desa. Untuk itu diharapkan melalui sosialisasi ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman khususnya bagi kaum wanita supaya sejak dini dapat mendeteksi gejala penyakit kanker serviks,  Ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Maluku Tenggara Barat Ibu Joice Fatlolon kepada wartawan usai  puncak peringatan Hari Kartini, di kediaman Bupati (21/4).

Ia mengatakan, tahun ini kegiatan  Sosialisasi dilakukan di tiga kecamatan yang dimulai dari tanggal 16 sampai 18 April 2018. Hari Senin Sosialiasi dilakukan di kecamatan Tanimbar Selatan dan dipusatkan di desa Wowonda, Selasa dilakukan di Kecamatan Wertamrian yaitu di desa Atubul Da sedangkan Rabu di Kecamatan Wermaktian yaitu di pulau Seira dengan melibatkan 5 desa. “ tahun lalu itu kami, melakukan IVA Test di beberapa kecamatan juga, yaitu di kecamatan Tanimbar Utara di Larat, Wuarlabobar  di Abad dan di kecamatan Selaru itu di Adaut dan kecamtan Tanimbar Selatan itu di RSUD P.P Magretty. Dari hasil IVA test tersebut ditemui beberapa orang  yang positif terkena kanker serviks itu karena ketidaktahuan mereka, jadi ini juga sudah merupakan konsen dari ibu Negara mengenai Iva Test sehingga ini sudah menjadi program prioritas dari PKK untuk tiap tahun kami melakukan Iva Test karena anggka Iva Test di MTB masih sangat rendah. ” Ungkapnya.

Menurutnya, tindakan pemeriksaan melalui iva Test di Kabupaten Maluku Tenggara Barat yaitu di tiga kecamatan di tahun 2017 lalu sudah mencapai  600 sampai 700 peserta hal ini menunjukan bahwa masyarakat sudah mulai mengetahui apa itu kanker serviks, betapa pentingnya  Iva Test apalagi dilakukan secara gratis. “ jadi harapan kami tahun  2018 ini, kami akan melakukan Sosialisasi Iva Test ke kecamatan - kecamatan supaya masyarakat lebih tahu bahwa penyakit kanker Serviks ini bisa disembuhkan yang penting harus sejak awal, jadi kalau sudah ada tanda-tanda kejanggalan pada alat kelamin wanita cepat melakukan pengobatan, pasti kesempatan untuk sembuh itu juga lebih besar. ” harapannya.

Perlu diketahui, Kanker Serviks disebabkan oleh virus  Human Papilomavirus (HIV) yang menyerang semua wanita tanpa mengenal batas usia, namun virus tersebut lebih  menyerang wanita pada usia produktif yang sering melakukan gonta ganti pasangan, karena itu dihimbau tetap setia pada satu pasangan sebagai satu-satunya langkah pencegahan dini. Hasil sosialisasi dan pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat mendapat respon yang baik dari seluruh masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

©diskominfo-mtb


Share post ini: