Diskominfo KKT Dukung BPS Wujudkan SDI di Tanimbar


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika KKT - Yongki Souisa : “Namun ini berpulang kepada SKPD atau OPD terkait untuk dapat menyampaikan data-data sektoralnya dengan baik dan akurat, sehingga data itu dapat dipublis, dalam rangka keterbukaan informasi untuk masyarakat.”

Saumlaki, Badan Pusat Statistik Kabupaten Maluku Tenggara Barat (BPS MTB) dalam upaya untuk mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI) yang terintegrasi antara pusat dan daerah, menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Diskominfo KKT) dalam melakukan konfirmasi dan revalidasi data statistik, untuk kebutuhan penyajian data Kabupaten Tanimbar Dalam Angka.

Sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 39 tentang Satu Data Indoensia (SDI) Tahun 2019, dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan oleh Instansi Pusat dan Instansi Daerah dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan.

“Sebenarnya, sebelum publikasi datanya, kita harus koordinasi datanya sebelum dipublikasikan. Data itu mencerminkan apa yang terjadi dan apa yang dilakukan oleh dinas-dinas, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) maupun Instansi vertikal, yang ada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.” Ujar Kepala BPS MTB, Barbalina Masela di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Senin (29/7/2019).

Menurut Masela, dari hasil evaluasi pengumpulan data yang telah terkonfirmasi sebanyak 11 (sebelas) dinas yang lengkap datanya dan 7 (tujuh) dinas lainnya masih perlu dikonfirmasi. Sedangkan yang belum masukan data adalah Kantor Kementerian Agama, Dinas Penanaman Modal (PMPTSP) dan PT. Telkom Cabang Saumlaki.

Masela menambahkan, kegiatan revalidasi dan rekonsolidasi data statistik mendapat respon positif dari opd yang diundang. “Malah ada yang setelah kegiatan ini selesai, mereka langsung memasukan datanya. Kemuadian ada yang menyampaikan bahwa besok, dan ada yang menyampaikan juga bahwa dalam satu minggu kedepan.”

Kegiatan validasi data tersebut difokuskan pada data yang akan disampaikan pada publikasi dan rillis tanggal, 16 Agustus 2019. Diharapkan satu minggu sebelum rillis, paling lambat tanggal, 10 Agustus sudah ada yang harus di sampaikan ke pusat.

“Ini bukan untuk kepentingan BPS tetapi untuk kepentingan Satu Data Indonesia, satu data Kepulauan Tanimbar yang kita cintai.” Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo KKT, Yongki Souisa ketika dikonfirmasi mengatakan, Dinas Kominfo akan mensuport Badan Pusat Statistik untuk membuat data yang lebih berkualitas, dalam rangka kita menuju Satu Data Indonesia, atau program kita juga, Satu Data Tanimbar, dalam rangka publikasi data Kabupaten Tanimbar dalam angka.

Souisa menambahkan, pengumpulan data ini sangat penting, karena data-data tersebut akan digunakan dalam kegiatan perencanaan, promosi atau kegiatan-kegiatan lainnya. diharapkan SKPD atau OPD, Instansi Vertikal lainnya dapat mensuport data yang benar.

“Sedangkan peranan dari Kominfo, seperti kita ketahui, kominfo akan mempunyai satu bidang tugas yaitu statistik, dan akan bersama-sama dengan BPS Maluku Tenggara Barat untuk menata data-data statistik yakni data-data sektoral yang nanti dipergunakan” Katanya.

Lanjutnya, “Namun ini berpulang kepada SKPD atau OPD terkait untuk dapat menyampaikan data-data sektoralnya dengan baik dan akurat, sehingga data itu dapat dipublis, dalam rangka keterbukaan informasi untuk masyarakat.” Pungkasnya


Share post ini: