Gereja Diharapkan Menjadi Wadah Untuk Melestarikan Budaya


Bupati Kepulauan Tanimbar - Petrus Fatlolon : “Tidak ada kabupaten satupun di negeri Indonesia ini, yang memiliki lima bahasa dan belum ada satu kabupatenpun di Indonesia ini yang menyanyikan lagu rohani dalam lima bahasa, hanya ada di kabupaten kepulauan tanimbar.”

Saumlaki, Puncak perayaan Hari Ulang Tahun Ke-84 Gereja Protestan Maluku pada tanggal, 6 September 2019 berlokasi di Taman Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) mendapat apresiasi oleh pemerintah daerah.

Bupati KKT, Petrus Fatlolon mengatakan, Allah telah menganugerahkan kepada kita alam yang indah dan kaya raya. Adat istiadat dan budaya yang sangat istimewa dan sebagai umat ciptaan Allah kita harus mengucap syukur untuk semua yang telah Tuhan berikan.

“Tidak ada kabupaten satupun di negeri Indonesia ini, yang memiliki lima bahasa dan belum ada satu kabupatenpun di Indonesia ini yang menyanyikan lagu rohani dalam lima bahasa, hanya ada di kabupaten kepulauan tanimbar.” Tegas Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon pada malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-84 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Saumlaki, Jumat, (6/9/2019).

Lanjutnya, “Karena itu, patut terus kita lestarikan melalui Gereja Protestan Maluku, kita harapkan lima bahasa ini terus kita lestarikan.” Ujar Fatlolon.

Fatlolon juga menyampaikan terima kasih kepada GPM karena atas inisiatif telah membantu pemerintah daerah dalam program melastarikan budaya tenun ikat Tanimbar.

“Kita lihat pada malam hari ini, Bapak/Ibu Pendeta dan para pelayan Tuhan memakai baju berbahan Tenun, ini menunjukan bahwa Gereja Protestan Maluku memberikan kepedulian yang besar guna melestarikan adat istiadat, budaya dan tradisi budaya orang Tanimbar di bumi Duan Lolat.” Ujar Fatlolon.

Fatlolon juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pemimpin gereja terutama Gereja Protestan Maluku, yang mana telah memberikan dukungan kepada pemerintah daerah sehingga seluruh program pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.

“Sekali lagi, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, saya patut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya.” Katanya.

Sementara itu, Ketua Klasis Tanimbar Selatan Pdt. Ny. Lin Bakarbessy/Rangkoratat dalam sambutannya mengatakan, Gereja yang bersyukur diantara kebencanaan semesta merupakan respon terhadap tema HUT kali ini, Gereja Yang Bersyukur Dan Membarui Diri. Bagi GPM bumi adalah tempat hunian pemberian Tuhan yang paling indah dan relevan bagi kehidupan. Bagi GPM bencana alam adalah bentuk lain dari didikan Tuhan kepada kita, penghuni semesta ini, agar kita semua saling berangkulan kendatipun berbeda suku dan agama atau apapun belakangnya.

“Tuhan menghendaki dalam menghadapi bencana alam semesta, kita semua saling tolong menolong dan bekerja sama.” Kata Pdt. Leny Bakarbessy

Menurutnya, berbuat baik merupakan wujud sikap hidup yang bersyukur atas kemurahan Tuhan Semesta alam bagi hidup kita, sejatinya berbuat baik adalah selebrasi bersyukur yang relevan di era dewasa ini dan harus dilakukan tak henti-hentinya.

“Bukan waktunya lagi perayaan-perayaan gereja yang bertemakan bersyukur diselenggarakan dalam bentuk seremoni yang mewah, melainkan terfokus pada inovasi untuk melahirkan karya kebaikan.” Tegasnya

Sebagai gereja GPM terpanggil bersama agama-agama lain dan semua komponen bangsa, untuk mengurai arti kemerdekaan yang sesungguhnya dengan begitu kita terhindar dari usaha menghianati perjuangan para pendahulu kita.

Selain itu, Bakarbessy juga menyampaikan pesan gembala bagi para pelayan Tuhan dan warga GPM, sebagai berikut:

  1. Pembaharuan diri terfokus pada pembaharuan cara pandang yang berimplikasi pada perubahan karakter dan tabiat guna menghasilkan karya kebaikan;
  2. Karakter dan tabiat yang baik sebaiknya diawali dari keluarga sebab dari situlah lahir warga gereja dan warga masyarakat yang baik;
  3. Karakter dan tabiat yang baik sebaiknya memotivasikan kita melalui sebuah bentuk pengabdian yang ditandai dengan kemauan untuk berbuat baik kepada semua orang yang kita jumpai.

Share post ini: