HUT Kabupaten Maluku Tenggara Barat ke-19 tahun 2018, Berlangsung Meriah


Bupati Maluku Tenggara Barat, Petrus Fatlolon ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan HUT-19 Kabupaten Maluku Tenggara Barat, yang berlangsung di Lapangan Mandriak Saumlaki, Kamis (4/10)

Saumlaki,  Hari Ulang Tahun Kabupaten Maluku Tenggara Barat ke- 19 tanggal  04 Oktober 2018 yang diperingati dalam satu upacara bendera berlangsung meriah di lapangan Mandriak Saumlaki.

Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon S.H, MH mengenakan pakaian adat Tanimbar sekaligus bertindak selaku inspektur upacara dengan komandan upacara Sekretaris Badan Perencanaan Daerah Kab.MTB Drs Zadrach Francois Taghurihi

Momentum peringatan HUT ini membuat sejarah dan warna baru yang  semarak dengan event seremonial, tetapi baru pertama kali Upacara peringatan HUT MTB memberikan makna dan arti penting bagi kelahiran daerah oleh masyarakat dan pemerintah

Dikatakan, Kepulauan Tanimbar adalah hamparan lautan luas dan gugusan pulau besar dan kecil, dipersatukan melalui proses yang terus menerus antara manusia dengan alam, akhirnya melahirkan kebudayaan dan peradaban. Kebudayaan dan peradaban Tanimbar lahir dari wawasan dan inspirasi dari pernyataan wujud ilmu pengetahuan, intuisi, nalar dan emosi, yang ditampilkan secara jujur, wajar, luwes dan sederhana.

”Kebudayaan dan peradaban yang sementara kita rasakan dan rayakan ini, dapat mewujudkan tanimbar yang mandiri, bermartabat dan sederajat dengan wilayah lain ” lanjut Bupati

Pemerintah daerah terus berupaya untuk memajukan Kebudayaan Tanimbar melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan.

 “Melalui perlindungan dan pengembangan,  pemerintah daerah menjaga keberlanjutan budaya Tanimbar, caranya yaitu memakai busana berbahan tenun pada setiap hari kamis, bahasa daerah diajarkan dalam muatan lokal di sekolah, pemakaian motif – motif Tanimbar di kantor- kantor pemerintah  dapat melestarikan berbagai tradisi melalui lomba-lomba. Sedangkan pemanfaatan dan pembinaan budaya Tanimbar, caranya pemerintah daerah memperluas peran aktif dan inisiatif masyarakat dalam meningkatkan lembaga dan pranata kebudayaan” ungkap bupati

”saya mengajak kita semua untuk terus melestarikan, merawat dan mengembangkan kebudayaan dan peradaban Tanimbar. Kebudayaan Tanimbar adalah modal dasar kita bersama dalam berbagai aktivitas pembangunan sosial, politik, ketahanan dan keamanan dalam mengahadapi ofensif globalisasi, ” Harap Fatlolon

Bupati juga mengajak masyarakat untuk sama-sama bekerja keras dalam mengelola potensi kekayaan sumberdaya alam yang besar dan melimpah di wilayah Tanimbar ini, untuk mendatangkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Berbagai masukan dan kritikan adalah suplemen bagi pemerintah daerah dalam menyusun strategi pembangunan yang lebih bersinergi dan terpadu untuk mencapai Tanimbar yang sehat, cerdas, berwibawa dan mandiri.

“saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan teristimewa masyarakat Tanimbar, yang telah berpikir dan bertindak bersama pemerintah daerah dalam membangun Maluku Tenggara Barat, ” ucap Bupati.

Hadir dalam perayaan HUT pemimpin – pemimpin daerah sebelumnya, Pejabat Bupati tahun 2006-2007 Johanis Pattinama, Wakil Bupati periode 2001-2006 Lukas Uwuratuw, Wakil Bupati periode 2012-2017 Petrus Werembinan, Sekretaris Daerah periode 1999-2004, J.M. Wattimena dan Sekeretaris Daerah periode 2006 – 2016 Mathias Malaka

Selain hadir para mantan pejabat daerah itu juga hadiri Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat Agustinus Utuwaly, Sekretaris Daerah Kab.MTB Piterson Rangkoratat, Ketua DPRD Kab.MTB Frengky Limber dan anggota DPRD Kab.MTB, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan instansi Vertikal, BUMN/BUMD di Kab.MTB,para pimpinan umat beragama, ASN, perwakilan siswa/i, pimpinan partai politik se-kabupaten Maluku Tenggara Barat, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, para Camat dan kepala desa se-kabupaten serta insan pers di Kab.MTB


Share post ini: