KADIS PENDIDIKAN LIEKE TAN : PENDIDIKAN GRATIS TEREALISASI AKHIR MARET 2018


Bantuan Opersional Sekolah Daerah (BOSDA) yang diperuntukan kepada para siswa di semua sekolah SD dan SMP itu sebesar 110 ribu per siswa sedangkan untuk siswa ujian diberikan bantuan dana sebesar 100 ribu persiswa dan dibayarkan sekali dalam setahun.

Saumlaki, Janji Pendidikan gratis bagi siswa/siswi pada tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama,baik pada sekolah negeri maupun sekolah swasta di Kabupaten Maluku Tenggara Barat akan direalisasi akhir Maret 2018.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Lieke Tan yang ditemui diruang kerjanya (22/3) menjelaskan,Biaya pendidikan gratis oleh Pemerintah Daerah disebut sebagai Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) akan direalisasi pada akhir bulan Maret 2018. ” di akhir Maret ini, kita sudah proses pencairan supaya sebelum ujian nasional nanti sudah harus ada, jadi untuk penulisan ijazah, keterangan Ijasah, transkrip nilai Rapor tidak boleh ada pungutan” pungkas Lieke Tan.

Realisasi pembayaran biaya pendidikan gratis itu merupakan jawaban kepada masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara Barat atas janji Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat dalam kanca pertarungan politik sewaktu merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat beberapa tahun silam.

Dikatakannya, Bantuan Opersional Sekolah Daerah (BOSDA) yang diperuntukan kepada para siswa di semua sekolah SD dan SMP itu sebesar 110 ribu per siswa sedangkan untuk siswa ujian diberikan bantuan dana sebesar 100 ribu persiswa dan dibayarkan sekali dalam setahun.

Bantuan dana tersebut akan direalisasi pembayaran secara bertahap sesuai triwulan,yaitu triwulan pertama dibayar 20%, triwulan kedua 40% , triwulan ketiga 20%, dan triwulan keempat 20%. “tujuan dana BOSDA yang disediakan Pemerintah daerah adalah untuk mengatasi pungutan - pungutan yang biasanya dilakukan disekolah, seperti iuran komite, kesejahteraan guru, misalnya photo copy dan lain-lain, dan tidak ada klasifikasi antara sekolah negeri dan sekolah swasta.”Ujar Lieke Tan.

Dikatakan, realisasi pembayaran biaya pendidikan gratis yang diperuntukan bagi para siswa pada jenjang pendidikan tingkat SD dan SMP diakhirBulan Maret ini, akan ditransfer ke semua sekolah secara serempak melalui rekening kepala sekolah masing-masing.Menyinggung tentang siswa SMU/SMK sederajat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang jugaberhak mendapat bantuan pemerintah daerah tersebut karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari anak-anak Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kepala dinas mengatakan, berdasarkan aturan, BOSDA hanya diperuntukan kepada siswa SD dan SMP, sedangkan untuk siswa SMU/SMK menjadi tanggungjawab provinsi.“Kabupaten hanya bertanggungjawab terhadap pendidikan dasar 9 tahun, jadi SD dan SMP saja,katong seng ada tanggungjawab terhadap SMA, itu tanggjungjawab provinsi, kalau katong bantu juga pasti nanti ada temuan, jadi katong hanya berjalan sesuai aturan yang berlaku. ”tandas Lieke Tan.

Sehubungan dengan pendidikan gratis tersebut Kepala dinas Pendidikan mengatakan, dalam rancangan kedepan pihaknya akan menerapkan program yang diakui benar-benar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Program yang dicanangkan tersebut dikenal dengan nama Tanimbar Cerdas Berkarakter. “beta ketika masuk di Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara Barat, beta melihat bahwa katong perlu ada penyegaran sedikit, katong juga berusaha untuk mengarahkan semua unsur pendidikan yang ada di MTB untuk bagaimana mempersiapkan kader anak Tanimbar yang memiliki karakter. Nah karakter itu yang kadang-kadang Katong seng perhatikan ya, karakter itu sebenarnya merupakan hal yang kecil dan sederhana sekali,katong seng bisa pikir karakter itu yang besar–besar, sebagai contohnya misalnya, katong kalau minta tolong anak:nona, nyong tolong papa dulu beli ini, setelah itu katong bilang nona, atau nyong terimakasih su tolong papa lai. Contoh lain, Kalau guru salah Katong minta maaf. Disitulah anak mendapat nilai kepercayaan diri, karena merasa dia dihargai, dia tidak akan minder, dia siap selalu maju dan dia pasti rendah hati dan anak tidak segan-segan untuk minta terima kasih kepada orang lain yang sudah menolong dia, ataupun dia meminta maaf ketika merasa dia salah. Nah kalau disini diterbawa dari waktu ke waktu sampai dewasa maka terbentuklah karakter anak itu, karakter anak yang penuh kasih, sopan - santun, penuh etika dan rendah hati. ” Pungkasnya

Dikatakan, tengah mempersiapkan kader anak berkarakter tersebut akan dilakukan dalam bentuk sosialisasi guna memotivasi para guru dan orang tua siswa untuk mewujudkan program Cerdas Berkarakter itu.“ Sosialiasi program yang katong canangkan adalah Tanimbar Cerdas Berkarakter. Cerdas Berkarakter bukan Cerdas Dan Berkarakter, ini bukan pilihan, tetapi menyatu menjadi satu paket. ”ujarnya.

Ditambahkannya, Pendidikan gratis yang merupakan janji politik kepada masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat itu diimplementasikan dalam program Tanimbar Cerdas Berkarakter dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara gratis, termasuk menyelamatkan anak dari putus sekolah .

©diskominfo-mtb


Share post ini: