Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon Gelar Giat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yang Meresahkan Dunia


Bupati Kepulauan Tanimbar - Petrus Fatlolon : ”Penyebaran penyakit menular skala global akan sangat berpengaruh terhadap human security. Jika terjadi KKM-MD, tidak saja akan menyebabkan moralitas dan morbiditas serta penderitaan masyarakat di berbagai negara, namun juga akan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah di negara bersangkutan, berdampak buruk pada sosial ekonomi masyarakat dan berakibat terjadinya ketidakstabilan regional”

Saumlaki,  Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon gelar Giat pencegahan dan pengendalian Penyakit pada pelaksanaan simulasi penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKM-MD) di pelabuhan Saumlaki (21/3/2019)

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Danlanal Saumlaki, Danramil Kapolres, Kepala KUPP Saulaki, Pimpinan SKPD Kepala KantorImigrasi Saumlaki, kepala lantor Bea cukai, Kepala Kantor Bea Cukai Saumlaki, Pimpinan BUMD/BUMN  dan Kepala KKP kelas II Ambon.

Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon yang membacakan sambutan Direktur Jenderal P2P Dr Anung Sugihantono menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemda, lintas Sektor dan semua pihak  yang telah mendukung persiapan dan pelaksanaan simulasi tersebut.

”saya perlu mengingatkan bahwa pemenuhan kapasitas inti (seperti yang disampaikan negara –negara anggotaan WHO dan IHR 2005) di pelabuhan laut Saumlaki adalah tanggungjawab bersama seluruh jajaran lintas sektor terkait, termasuk pihak swasta dan masyarakat. Upaya ini dilakukan dibawah koordinasi dan menjadi tanggungjawab koordinator yang telah ditetapkan jadi penerapan IHR (2005) bukan meerupakan tanggungjawab Kantor Kesehatan sendiri, melainkan tugas bersama seluruh jajaran  lintas sektor terkait sedangkan Kantor Kesehatan pelabuhan adalah Penanggjawab teknis di bidang kesehatan,” katanya

Diakui, Kejadian beberapa dekade terakhir ini, menunjukan ada negara yang menghadapi tantangan penyebaran mikroorganisme yang menyebabkan berbagai kejadian luarbiasa (KLB) dan pandemik penyakit menular.

”Penyebaran penyakit menular skala global akan sangat berpengaruh  terhadap human security. Jika terjadi KKM-MD, tidak saja akan menyebabkan moralitas dan morbiditas serta penderitaan masyarakat di berbagai negara, namun juga akan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah di negara bersangkutan, berdampak buruk pada sosial ekonomi masyarakat dan berakibat terjadinya ketidakstabilan regional, ” lanjutnya

Dikatakannya, Dalam kaitan penanggulangan masalah penyakit menular seperti flu burung middle East Respiranto  Syndrome Corono Virus (Mers-cov) Ebola dan penyakit lainnya yang berpotensi KKM-MD, Pemerintah telah melakukan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan melalui penguatan program kekarantinaan kesehatan nasional. Hal ini untuk mengantispasi dan mengurangu dampak buruk dari resiko situasi kedaruratan kesehatan membutuhkan upaya keterlibatan dan dukungan lintas sektor pemerintah dan swasta.

” saya berharap kegiatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat dan ditindaklanjuti lebih dalam secara konkrit, ” katanya.

© Diskominfo 2019


Share post ini: