KANTOR UPP SAUMLAKI SIAPKAN 17 ARMADA LAUT JELANG ARUS MUDIK LEBARAN 2018 (1439 H)


17 armada kapal antara lain 15 KM perintis dan 2 armada Kapal Pelni telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan penumpang menjelang dan sesudah Lebaran 1439 H

Saumlaki, (diskominfo). Kepala Kantor UPP kelas II Saumlaki Ferra.J.Alfaris, ST,M.Si mengatakan, menghadapi arus mudik lebaran 2018 (1439 H, Pemerintah menyiapkan 15 armada Kapal Perintis dan 2 armada kapal Pelni beserta rutenya untuk melayani wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan sekitarnya.

“ jadi jumlah kapal Untuk kesiapan angkutan lebaran tahun 2018 ini  kita sendiri siapkan 17 armada kapal, antara lain 15 KM perintis dan 2 armada Kapal Pelni ” ungkap Kepala UPP kelas II Saumlaki usai apel siaga angkutan posko terpadu di Saumlaki (4/6/2018).

15 Kapal Perintis yang melayani Kabupaten Maluku Tenggara Barat antara lain :  KM Sabuk Nusantara -34 Perintis, Wetar, Shinpo 16, Lintas bahari Indonesia, Ma no.2, Irama, KM Mitra Bersama (doking) dan Sabuk Nusantara 41 (doking) adalah Perintis Pangkalan Saumlaki. Sedangkan  KM Inti Glory, Populair, Asia Permai, Cahaya Manggala adalah Perintis pangkalan Tual. KM Lintas Timur perintis pangkalan Ambon. KM Sabuk Nusantara 48 perintis pangkalan Ambon, sedangkan KM Sabuk 49 dan KM Asia Persada perintis pangkalan Kupang.  

Sedangkan PT Pelni menyiapkan armada yaitu 3 Kapal  KM Pangrango dan KM Sirimau dan KM Leuzer namun  hanya dua armada yang dioperasikan karena KM Leuzer  sedang doking. Sebanyak 15 armada perintis dan 2 armada milik PT Pelni yang telah diatur dengan trayek untuk melani angkutan mudik lebaran, pihaknya menggunakan sistem pelayanan buka –tutup dengan mengeluarkan izin berlayar yang disesuaikan dengan cuaca alam yang sering tidak bersahabat jika ada peringatan dini oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat, “ disini kita tidak melarang kapal berangkat tetapi kita menundah keberangkatan, sampai dengan cuaca itu membaik baru kita mengijinkan kapal itu berangkat, “ ujarnya

Terhadap lonjakan penumpang, Ferra mengatakan diprediksi akan terjadi puncak lonjakan penumpang pada H-3 dengan kisaran 2,27 persen. Ditambahkan, terkait dengan persiapan menghadapi arus mudik lebaran tersebut pihaknya menempatkan tim terpadu pada dua posko yakni di Saumlaki Kecamatan Tanimbar Selatan dan di Larat Kecamatan Tanimbar Utara dengan melibatkan instansi terkait seperti tim Basarnas dan PT Pelni, Navigasi dan KPPP, “ posko itu mulai berlaku pada H-15 - H+15 jadi kita buat mulai tanggal 4 juni sampai dengan tanggal 1 juli 2018, ”tandasnya.

Lanjut Ferra, pihaknya juga bekerjasama dengan berbagai pihak terkait, melakukan pengamanan termasuk mengantisipasi aksi teror  pada sejumlah tempat strategis yakni pintu masuk pelabahuan Laut demi menjamin keamanan dan kenyamanan arus mudik lebaran.

©diskominfo-mtb


Share post ini: