KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SAUMLAKI - SETYO UTOMO : “KEPALA DESA ADALAH GARDA TERDEPAN DALAM UPAYA PEMERINTAH MENSEJAHTERAKAN RAKYAT”


Kepala Kejaksaan Negeri Saumlaki - SETYO UTOMO saat memberikan Sambutan dalam Rapat Persiapan Penyaluran Transfer Tahap I Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2017, Rabu (7/6)

SAUMLAKI, Kepala Kejaksaan Negeri Saumlaki Setyo Utomo mengatakan, Kepala desa merupakan yang garda terdepan, atau lapisan pertama  dalam pembangunan. Demikian dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri Saumlaki-SETYO UTOMO  pada Rapat Persiapan Penyaluran Transfer Tahap I Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2017 dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan Kejaksaan Negeri Saumlaki yang berlangsung di Gedung Kesenian Saumlaki, Rabu (7/6).

Dikatakannya, Kepala desa adalah Garda pertama dan terdepan dalam upaya pemerintah mensejahterakan masyarakat. Pengalokasian Dana Desa merupakan salah satu upaya  Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari pinggiran desa dan bukan dari kota, sedangkan garda kedua dan adalah camat, diikuti berturut-turut Bupati/Walikota, Gubernur, dan terakhir Presiden, sehingga merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi kepala desa sebagai garda terdepan atau ujung tombak dalam pembangunan karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Terkait dengan Penggunaan Dana Desa dan Dana Alokasi Desa, SETYO UTOMO menghimbau kepada kepala desa dan bendahara desa agar dapat mengelola dana desa dengan baik dan sesuai peruntukannya, sehingga tidak berdampak hukum ke depan.

“saya menghimbau kepada kepala desa dan bendahara desa agar menggunakan dana desa sesuai peruntukannya dan dipertanggungjawabkan dengan baik,  karena jika dana desa digunakan secara baik dan maka  kepala desa  tidak akan berurusan dengan pihak kejaksaan, namun sebaliknya jika kepala desa menyalahgunakan dana desa dan tidak sesuai prosedur  maka  pada akhirnya akan bertemu dengan pihak kejaksaan Negeri Saumlaki untuk diproses secara hukum”


Share post ini: