KESBANGPOL MTB GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN, PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA


Sambutan Bupati yang disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Maluku Tenggara Barat Yohanis Batseran mengatakan, penyalagunaan narkoba telah terbukti merusak masa depan bangsa di berbagai negara manapun. Dampak dari kerusakan itu sangat luarbiasa, merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat, serta jangka panjang mempengaruhi daya saing dan kemajuan bangsa.

Saumlaki, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Maluku Tenggara Barat menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaraan gelap Narkotika, Program Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Saumlaki, bertempat di Balai Pembina Umat (BPU) Sejahtera, (27/9/2018).

Sambutan Bupati yang disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Yohanis Batseran mengatakan,  penyalahgunaan narkoba telah terbukti merusak masa depan bangsa di berbagai negara manapun. Dampak dari kerusakan itu sangat luar biasa, merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat, serta dalam jangka panjang mempengaruhi daya saing dan kemajuan bangsa.

”tingginya jumlah penggunaan narkoba di Provinsi Maluku dalam tiga tahun terakhir sebanyak 13.119 (tiga belas ribu seratus sembilan belas), diantaranya Kabupaten Maluku Tenggara Barat terdapat 13 Kasus dengan 69 barang bukti, bahkan diperkirakan masih yang beredar di kalangan masyarakat sehingga menyebabkan kerugian dalam pengobatan, rehabilitasi dan sebagainya,” ungkapnya.

Disamping itu pemakai semakin bervariatif, penyebaranpun mulai meluas,  sindikat narkotika semakin piawai, dan bahkan penyakit yang menyertainya semakin berbahaya.

”Dampak yang ditimbulkan akan menjurus pada ancaman keutuhan dan kehancuran Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tidak ada cara lain kecuali menyatakan perang terhadap narkoba, ” tegasnya.

Dirinya mengharapkan para pemuka agama yang tergabung dalam forum kerukunan umat beragama untuk senantiasa memberikan bimbingan kepada umatnya melalui mimbar Gereja, mimbar Mesjid, bersama menyelamatkan keluarga dan masyarakat.

”untuk memberikan pemahaman dan mengupayakan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada pengembangan minat dan bakat pemuda serta menolak segala bentuk peredaraan narkoba, ” lanjutnya

Gerakan Nasional Penanggulangan Ancaman Narkoba dalam rangka mewujudkan Indonesia emas tahun 2045,  dirinya juga mengajak peserta yang terdiri dari siswa-siswi, mahasiswa dan ormas OKP, Tokoh pemuda serta perwakilan dari masyarakat sejumlah desa di kota Saumlaki untuk menciptakan kondisi Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang cerdas, sehat dan berwibawa.

Acara sosialisasi yang digelar tersebut diwarnai dengan forum diskusi bersama dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara Barat dr. Yul Ratuanak dan Kapolres Maluku Tenggara Barat yang diwakili  oleh  Bripka Herman Fatlolon. (diskominfo)

 


Share post ini: