Lomba Cipta Lagu Mars Kabupaten Kepulauan Tanimbar


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar - Reynhard Matatula : “karena berbicara tentang lomba cipta lagu mars merupakan lagu yang paten yang akan digunakan bertahun-tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini makanya harus dibuka secara luas karena ketika lomba tahap pertama dilakukan tidak ada satu lagupun yang memenuhi kriteria dari persyaratan yang diberikan kepada seluruh peserta lomba saat itu”

Saumlaki, Lomba Cipta Lagu Mars Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang akan digelar beberapa waktu mendatang merupakan ajang penentuan jatidiri kabupaten yang berjuluk duan lolat tersebut. Lomba ini akan dibuka secara umum untuk mejaring sebanyak-banyaknya animo masyarakat yang ingin berpartisipasi dan mengisi kegiatan tersebut.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Sosialisasi Lomba Cipta Lagu Mars Kabupaten Kepulauan Tanimbar di aula lantai 4 Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Jumat (22/03/19).

“karena berbicara tentang lomba cipta lagu mars merupakan lagu yang paten yang akan digunakan bertahun-tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini makanya harus dibuka secara luas karena ketika lomba tahap pertama dilakukan tidak ada satu lagupun yang memenuhi kriteria dari  persyaratan yang diberikan kepada seluruh peserta lomba saat itu”, ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Reynhard Matatula, Jumat (22/3/2019).

Lanjutnya, “bupati menegaskan kepada kami selaku panitia penyelenggara, seleksi lomba lagu mars supaya dilakukan seleksi tahap dua supaya menjaring seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini bukan saja dilaksanakan di Saumlaki tapi akan dilaksanakan di Larat, kemudian tanggal, 25 Maret di Ambon, tanggal 27 Maret di Jakarta, tanggal, 30 Maret di Yogja.” Kata Matatula.

Kriteria-kriteria dalam penilaian cipta lomba lagu Mars dapat menceritakan keindahan alam, kekayaan alam, budaya yang ada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, bukan visi/misi melainkan dibatasi dengan kekayaan alam yang akan dinilai.

Belajar dari tahun kemarin, lomba lagu Mars bukan lomba paduan suara. Tahun kemarin hasil lomba kebanyakan dibuat seolah-olah lomba paduan suara.

“Lomba lagu Mars akan menghadirkan juri yang sangat terkenal di Maluku dan Indonesia, Kris Tamaela, dia memang bidangnya di situ, untuk lagu-lagu Mars, nanti ditambahkan dari segi keagamaan dan kebuadayaan.” Lanjut Matatula.

Sebagaimana diketahui, Lagu Mars Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dihasilkan lewat lomba cipta lagu mars akan digunakan pada tanggal, 2 Mei 2019 saat Hari Pendidikan Nasional tahun 2019.

“Seharusnya talenta itu dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan, kita tidak dapat meminta banyak apa yang kabupaten ini berikan tapi harus tanya dalam diri sendiri apa yang harus kita berikan kepada Kabupaten Kepualauan Tanimbar.” Jelasa Rein Matatula yang juga adalah Asisten Administrasi Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ini waktunya untu mengembangkan talenta yang Tuhan berikan kepada seluruh anak negeri Tanimbar, baik yang ada di Bumi Duan Lolat maupun yang berdomisili di luar kabupaten ini. Sudah sepantasnya sebagai masyarakat Tanimbar ataupun masyarakat lainnya untuk berikan sesuatu yang terbaik bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

© Diskominfo 2019


Share post ini: