ORGANISASI KEPEMUDAAN (OKP) DAN MAHASISWA MTB GELAR AKSI SOLIDARITAS TERHADAP INSIDEN SURABAYA


Aksi solidaritas berbagai elemen kepemudaan masyarakat itu antara lain, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Katolik Komisariat Cabang MTB, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maluku Tenggara Barat, Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku, Pemuda Katolik Cabang Saumlaki, dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia Injili Mahkota Sion Saumlaki (STTIMASS).

Saumlaki, (Diskominfo) - Organisasi Kepemudaan (OKP) dan sejumlah mahasiswa pada beberapa Sekolah Tinggi di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) menggerlar Aksi Solidaritas Untuk Surabaya, kegiatan tersebut berlangsung di Tugu Ir. Soekarno, Taman Kota Saumlaki, Selasa (15/5/18). Hal tersebut merupakan aksi damai sekaligus merupakan momentun memperingati Hari Pattimura yang ke-201.

Aksi solidaritas berbagai elemen kepemudaan masyarakat itu antara lain, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Katolik Komisariat Cabang MTB, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maluku Tenggara Barat, Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku, Pemuda Katolik Cabang Saumlaki, dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia Injili Mahkota Sion Saumlaki (STTIMASS).

Aksi tersebut dilakukan dengan mengusung tema, “Pray For Surabaya, Bersama Lawan Teroris” dengan dibaringi doa bersama dan pembacaan pernyataan sikap oleh para pimpinan organisasi. Dalam aksi gabungan itu mereka mendukung pihak Kepolisian Kabupaten Maluku Tenggara Barat, untuk memberantas aksi terorisme yang sedang berkecamuk di Negera Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu mereka menghimbau semua pihak di Kabupaten Maluku Tenggara Barat bersama menyikapi berbagai isu terorisme, dengan tetap waspada terhadap aksi teror yang bertujuan untuk meresahkan dan menakutkan masyarakat. Gabungan aksi solidaritas itu juga mendesak Pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kepolisian untuk meningkatkan pengamanan yang berkesinambungan, mengingat MTB merupakan daerah perbatasan, guna mencegah tindakan-tindakan terorisme yang mengancam kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Aksi Solidaritas itu ditandai dengan pernyataan sikap oleh perwakilan dengan membubuhkan tandatangan dukungan kepada Polri, pada lembar spanduk sepanjang 5 meter. Ketua DRPD Frenki Limbers turut membubuhkan tandatangan bersama Asisten III Setda MTB, Reinhard Matatula termasuk Kapolres MTB AKBP Raymundhus Andhi Hedianto dan Wakapolres Edhy Tethool serta para Kasat pada Polres Maluku Tenggara Barat.

Mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada sejumlah anggota polri yang menjadi korban bom bunuh diri oleh sekelompok teroris di Kota Surabaya tanggal, 13 mei 2018 yang merupakan organisasi sayap binaan ISIS.

Usai mendapat dukungan DPRD MTB dan Pemuda MTB, mereka melanjutkan aksi ke kantor Bupati dan diterima Asisten III Setda MTB, Reinhard Matatula, mewikili Bupati dengan memberkan dukungan positif terhadap aksi solidaritas tersebut.

©diskominfo-mtb


Share post ini: