Pameran Apkasi Ajang Promosi Potensi Unggulan Daerah


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Teradu Satu Pintu (PMTSP) - Paulus A. Sabono : “Pameran Apkasi itu adalah kegiatan tahunan Apkasi, yg dilaksanakan selain untuk mempromosikan potensi daerah tapi juga mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha.”

Saumlaki, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) beberapa waktu lalu turut mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), yang dilaksanakan di Jakarta Confention Centre (JCC) Jakarta Pusat sejak tanggal, 3-5 Juli 2019.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada acara tersebut antara lain, workshop bidang pariwisata, kegiatan bussines matching forum, pameran potensi unggulan daerah dan kegiatan kunjungan ke lokasi-lokasi usaha yang menjadi contoh.

“Pameran Apkasi itu adalah kegiatan tahunan Apkasi, yg dilaksanakan selain untuk mempromosikan potensi daerah tapi juga mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha.” Kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Teradu Satu Pintu (PMTSP) KKT, Paulus A. Sabono di Saumlaki, Jumat (12/7/2019).

Khusus kegiatan bussines matching forum, pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan salah satu dari sembilan kabupaten yang diberikan kesempatan untuk memaparkan presentasi tentang peluang investasi di Tanimbar. Presentasi peluang investasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, Agustinus Utuwaly, mewakili pemerintah daerah KKT.

Tiga sektor utama dalam materi presentasi tersebut antara lain, pertama, sektor atau bidang pertanian, lebih difokuskan pada produk dan potensi investasi perkebunan kelapa. Kedua, sektor kelautan atau perikanan yang lebih difokuskan pada pengembangan potensi rumput laut dan ketiga, sektor apriwisata, lebih fokus pada potensi dan peluang invesitasi untuk pengembangan Segitiga MAN (Matakus, Angwarmas dan Nustabung).

“Memang ada tiga sektor yang kita utamakan sesuai dengan tema Apkasi tahun ini.” Ujar pria asal Desa Abad, Kecamatan Wuarlabobar tersebut.

Selain rangkaian kegiatan tersebut di atas, ada juga pemeraan produk olahan pangan mapun kerajinan khas Tanimbar yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan KKT dan Dinas Koperasi dan UMKM.

Pameran ini adalah salah satu bagian dari rangkaian Kegiatan Apkasi Otonomi Ekspo 2019 dan selain memamerkan sekaligus mempromosikan produk unggulan lokal, seperti tenunan dan ukiran juga dipamerkan olahan pangan lokal seperti keripik keladi, keripik pisang dan kacang botol.

Manfaat kegiatan tersebut sebagai ajang promosi daerah, tetapi juga merupakan agenda presentasi potensi investasi di Tanimbar, karena pemerintah kabupaten dipertemukan langsung dengan pelaku usaha di bidang pariwisata, kelautan dan perikanan dan bidang pertanian.

“Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, kita langsung bisa bernegosiasi atau juga bisa memancing minat dari para pelaku usaha (investor).” Pungasnya.


Share post ini: