PELANTIKAN DIREKTUR UTAMA PT. KALWEDO KIDABELA


BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT “dengan BUMD masuk dalam wilayah perdagangan, saya yakin solusinya Pemerintah Daerah ikut bermain dan bisa menentukan harga, sehingga tentu saja pasar akan ikut dengan harga yang dimainkan oleh BUMD,”

Saumlaki, (Diksominfo) Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon melantik Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Kalwedo Kidabela, Petrus Paulus Werembinan dan 2 direksi lainnya, masing-masing Direksi Administrasi Perencanaan dan Keuangan, Dominicus Torimtubun dan Direksi Pemasaran dan Operasional, Kristian Matruty, di Aula Lantai II Kantor Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, Rabu (9/5/2018).

Usai pelantikan bupati Fatlolon mengatakan, proses pelantikan tersebut telah melalui hasil uji komptensi dan penjaringan yang dilakukan sebelumnya sehingga mereka yang dilantik diharapkan mampu melaksanakan tugasnya karena banyak pekerjan rumah yang perlu diprioritaskan. “saya pikir bukan kelemahan, tetapi ada pekerjaan rumah (PR), yang nantinya dewan direksi yang baru menangani, jadi bukan kelemahan tetapi PR, dimanapun pasti ada pekerjaan yang  harus diprioritaskan untuk segera ditangani,” ujarnya.

Menyingggung tentang Kontribusi PT. Kalwedo Kidabela terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati mengakui kontribusi selama ini belum terlalu nampak dan diharapkan dewan direksi yang baru mampu  memenuhi target pekerjaan yang ditetapkan. “memang saat ini kontribusi PAD belum nampak, karena itu tadi saya sebutkan ada tiga  hakekat tujuan utama pembentukan BUMD, salah satunya adalah memberikan kontribusi terhadap PAD. Saya sangat percaya bahwa dewan direksi yang baru ini mampu memenuhi target-target tadi itu,” tandasnya.

Tiga target yang harus dipenuhi adalah, mewujudkan percepatan pembangunan ekonomi, mendorong peningkatan pelayanan publik di bidang transportasi dan mendorong peningkatkan pendapatan asli daerah di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Mengenai direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan direktur Tanimbar Energi yang belum dilantik, bupati menjelaskan bahwa sementara dipersiapkan proses pelantikannya termasuk.

Kabupaten MTB memiliki 3 BUMD, yaitu PT. Kalwedo Kidabela yang bergerak di bidang transportasi laut antar pulau, PT. Tanimbar Energi yang bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas bumi, dan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum).

Selanjutnya direktur baru PT. Kalwedo Kidabela ketika dimintai keteranganya usai acara pelantikan, beliau menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang telah menunjukanya sebagai direktur utama. “terima kasih, kita sudah mendapat kepercayaan dari pemerintah daerah untuk melaksankan tugas memimpin BUMD Kalwedo-Kidabela, dan tugas awal sekali tentu kita melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan oleh pendahulu. Tranportasi dan beberapa hal seperti yang ditekankan oleh Pak Bupati tadi. Tetapi saya berpikir, kita akan juga coba main sedikit di bidang perdagangan, karena harga barang di MTB cenderung terlalu tinggi, dan kalau BUMD bisa masuk di bidang perdagangan mungkin inilah yang namanya interfensi Pemda untuk menetralisir berbagai harga yang tinggi di daerah ini,” Ujarnya.

Diakuinya Pemerintah daerah tidak berhak menginterfensi dan menetapkan harga barang sesuai dengan keinginan daerah, tetapi dengan hadirnya BUMD dalam bidang perdagangan maka akan berpengaruh positif dalam instabilitas harga pasar. “dengan BUMD masuk dalam wilayah perdagangan, saya yakin solusinya Pemerintah Daerah ikut bermain dan bisa menentukan harga, sehingga tentu saja pasar akan ikut dengan harga yang dimainkan oleh BUMD,” harapnya.

Mengenai hasil pertani seperti harga kopra, Werembinan mengatakan hal tersebut sangat tergantung pada harga di luar daerah, namun jika BUMD mampu mengumpul sendiri maka diharapkan BUMD akan menolong masyarakat. “jadi kita coba untuk mengumpul hasil-hasil pertanian masyarakat, tetapi satu hal lagi yang disampaikan Pak Bupati tentang minyak kelapa yang memiliki nilai ekonomis, mungkin kita akan masuk ke situ untuk menolong masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui bahwa proses pelantikan Direktur PT. Kalwedo Kidabela saat ini perlu dilakukan untuk mengisi kekosongan pimpinan, karena sebelumnhya dijabat pelaksana tugas (Plt) yang memiliki tugas ganda, yakni selaku pimpinan pada salah satu unit kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

©diskominfo-mtb


Share post ini: