Polres Kepulauan Tanimbar Siagakan 1.015 Personil Amankan Pemilu 2019


Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Andre Sukendar, S.IK : “Beberapa kali kami sudah melakukan persiapan, melakukan perencanaan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik dari pemerintah maupun unsur pelaksana instansi terkait seperti, Bawaslu, KPU. Dalam tahapan persiapan juga kita selalu sama-sama mengamankan dan mengantisipsi dari sisi pengamanan logistik, gedung dan sebagainya.”

Saumlaki, Polres Maluku Tenggara Barat dalam menghadapi pesta demokrasi pada tanggal 17 April 2019 telah mengadakan berbagai persiapan-persiapan untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dengan menggerakan kurang lebih 1.015 personil yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Maluku Tenggara Barat.

“Beberapa kali kami sudah melakukan persiapan, melakukan perencanaan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik dari pemerintah maupun unsur pelaksana instansi terkait seperti, Bawaslu, KPU. Dalam tahapan persiapan juga kita selalu sama-sama mengamankan dan mengantisipsi dari sisi pengamanan logistik, gedung dan sebagainya.” Jelas Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Andre Sukendar, S.IK usai rapat Desk Pemilu di ruang rapat Bupati Kepulauan Tanimbar, Senin (08/04/2019).

Lanjutnya, “adapun kesiapan pengamanan dan keterlibatan personil dari Polres sendiri akan melibatkan sekitar 1.015 personil dari tiga kategori, Polres MTB 344 personil, TNI 65 personil, Linmas 606 orang yang akan dilibatkan di seluruh TPS.”

Adapun kemungkinan kendala yang akan kita hadapi seperti diketahui dari segi geografis negara, lebih khusus Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kemungkinan ada berbagai macam kendala yang akan dihadapi dari sisi pengamanan dan sisi pengawasan.

“Mungkin juga dari cuaca yang sampai saat ini kita masih belum tentu kadang hujan kadang panas, itu yang perlu kita antisipasi dalam hal pendistribusian logistik terutama di daerah-daerah yang berada di luar pulau dengan menggunakan transportasi laut atau kapal, tapi kita sudah semaksimal mungkin terutama di beberapa kecamatan yang kita ketahui seperti Kecamatan Wermaktian, Wuarlabobar, Molomaru dan Fordata. Kita sudah siapkan ada beberapa alat angkut dari Polair Polres sendiri, kemudian kita juga minta bantuan dari Lanal dan Kodim untuk kita koordinasi dengan pihak pemerintahan melalui para camatnya, untuk menggunakan alat Transportasi laut sendiri. Mudah-mudahan itu bisa membantu kami apabila kekurangan alat angkut nanti.” Tegas Andre.

Diharapkan semua warga Indonesia khususnya warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar dimana pelaksanaan pemilihan yang baru pertama kalinya dilaksanakan secara serentak, bisa dilaksanakan dengan aman dan lancar. Saling berkoordinasi antara instansi atau pihak pelaksana dengan masyarakat selaku pemilih.

Terkait dukungan pemda terhadap kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Piterson Rangkoratat menjelaskan, pertama pemerintah daerah sepakat dengan TNI/POLRI untuk mensukseskan Pemilu 2019. Kedua, Pemerintah Daerah telah memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada pihak penyelenggara terutama dalam hal distribusi logistik pemilu 2019 ke kecamatan maupun ke desa-desa. Sepanjang ada kendala yang dihadapi oleh penyelenggara, pemerintah daerah telah siap untuk memberikan dukungan mengatasi permasalahan tersebut.

Disinggung permasalahan signal internet yang agak sulit, Piet sapaan akrab Sekda Kepulauan tanimbar mengatakan, “untuk kelancaran proses-proses pemilu 2019 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah kita tugaskan SKPD terkait untuk melakukan identifikasi dan memastikan kendala-kendala komunikasi agar segera melakukan langkah-langkah penanganan melalui konsultasi dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran yang terkait dengan kendala komunikasi.” Pungkasnya.

© Diskominfo 2019


Share post ini: