PRESIDEN JOKO WIDODO, AGENDEKAN KUNJUNGI SAUMLAKI


Rencana kunjungan Kepala Negara, terungkap setelah Bupati Maluku Tenggara Barat, Petrus Fatlolon, menyampaikan perkembangan pembangunan dan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Presiden pada prinsipanya menerima setiap masukan yang diusulkan dan mengarahkan Menteri Sekretaris Negara yang juga hadir pada acara tersebut, agar mengagendakan kunjungannya ke Kabupaten Maluku Tenggara Barat, sekaligus melihat secara langsung perkembangan pembangunan dan permasalahan yang ada di daerah untuk segera ditindaklanjuti. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (31/7/2018).

Saumlaki, (Diskominfo). Presiden RI, Joko Widodo, mengagendakan kunjungan kerja ke Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Hal tersebut, diungkapkan Kepala Bagian Humas Setda Maluku Tenggara Barat, dalam press rilisnya, Selasa, 31/7/2018.

Rencana kunjungan Kepala Negara, terungkap setelah Bupati Maluku Tenggara Barat, Petrus Fatlolon, menyampaikan perkembangan pembangunan dan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Presiden pada prinsipanya menerima setiap masukan yang diusulkan dan mengarahkan Menteri Sekretaris Negara yang juga hadir pada acara tersebut, agar mengagendakan kunjungannya ke Kabupaten Maluku Tenggara Barat, sekaligus melihat secara langsung perkembangan pembangunan dan permasalahan yang ada di daerah untuk segera ditindaklanjuti. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (31/7/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Fatlolon menyampaikan beberapa hal antara lain tentang masalah-masalah hukum yang ada di daerah, termasuk kesiapan menyambut operasional Proyek Migas, Inpex Coorporation. Selain itu juga, Fatlolon menyampaikan proges pembangunan jembatan Wear Arafura, yang menghubungkan pulau Yamdena dan pulau Larat, yang direncanakan selesai pada bulan September 2018. Bupati, Fatlolon pada kesempatan tersebut mengundangan Presiden Joko Widodo untuk berkenaan mengunjungi MTB untuk meresmikan jembatan dimaksud, sekaligus juga agendakan penyerahan 10.000 sertipikat tanah bagi warga maskin. Salah satu hal penting yang juga disampaikan kepada presiden, bahwa masyarakat dan pemerinta daerah telah mengusulkan perubahan nama kabupaten menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan mengharapkan pada saat kunjungan ke Saumlaki nanti dapat mencanangkan perubahan nama tersebut.

Pertemuan yang difasilitasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) tersebut dihadiri oleh 30 Bupati se-Indonesia, para pejabat Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Hukum dan HAM dan Badan Informasi Geospasial. Sementara Pemerintah Provinsi Maluku diwakili Kepala Biro Pemerintah Setda Provinsi Maluku, dan pejabat terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Rencana kunjungan kepala negara itu sekaligus merupakan jawaban atas undangan tertulis yang dilayangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, meminta kesediaan Presiden untuk berkenan berkunjung ke Saumlaki sebagai salah satu daerah yang berada di tapal batas NKRI dengan negara tetangga Australia.

©diskominfo-mtb


Share post ini: