PT. Pelni Cabang Saumlaki Berlakukan Tiket Online


Kepala Kantor Pelni Cabang Saumlaki - Obet Manuhua : “Selama ini Pelni penjualan tiket secara manual, tetapi sudah sejak tahun 2010 penjualan tiket secara online, tetapi di Saumlaki baru mulai 2016.”

Saumlaki, Sistem penjualan tiket online yang telah diberlakukan oleh PT. Pelni sejak tahun 2010 mulai diberlakkukan diseluruh kantor cabang Pelni di Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa transportasi laut untuk bisa mendapatkan tiket lebih mudah dan tidak antri pada loket-loket penjualan tiket.
“Selama ini Pelni penjualan tiket secara manual, tetapi sudah sejak tahun 2010 penjualan tiket secara online, tetapi di Saumlaki baru mulai 2016.” Ungkap Kepala Kantor Pelni Cabang Saumlaki, Obet Manuhua, di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Selasa (2/6/2019).
Menurut Manuhua, penjulan online baru berlaku di Saumlaki disebabkan karena Pelni Saumlaki saat itu masih berada di bawah Pelni Ambon. Sehingga seluruh aktivitas pelayan penjualan tiket online, dilakukan pada loket Ambon. Alasan lainnya terkait dengan jaringan internet yang kurang mendukung untuk proses penjualan tiket secara online di kota Saumlaki.
Hal kedua yang menjadi tujuan penjualan tiket online, untuk mempermudah jangakuan pelayanan kepada masyarakat dan akses mendapatkan tiket lebih mudah. Mekanisme penjualan dilakukan setiap hari sesuai dengan ketersediaan kuota tiket pada sistem penjualan.
“Penjualan secara online dibuka pelayanan setiap hari, dimana emploi-nya sudah keluar, katakan selama 2 minggu kapal sudah keluar, kita sudah bisa buka tiket, jadi kita tidak tunggu lagi masyarakat datang pada waktu kapal tiba.” Jelas Manuhua.
Lanjut Manuhua, dalam proses penjualan tiket sudah ada kapasitas tempat tidur yang disiapkan, dan ketika seat yang tersedia sudah habis terjual, maka secara otomatis ditutup dan tidak bisa lagi melayani tiketing. Untuk itu diharapkan agar masyarakat sebagai calon penumpang angkutan laut, yang menggunakan jasa PT. Pelni sudah dapat melalukan rencana keberangkatan lebih awal.
“Lebih baik pembelian tiket diawal sebelum kedatangan kapal atau waktunya kapal mau tiba baru masyarakat berbondong-bondong dan yang dikhawatirkan tidak dapat tiket kemudian dibilang pelayanannya kurang baik.” Pungkasnya.


Share post ini: