GUBERNUR MALUKU : RAKERDA PROVINSI MALUKU DI LARAT DIHARAPKAN MENEKAN ANGKA KEMISKINAN


Gubernur Maluku dan Ibu Assagaf didampingi Bupati Maluku Tenggara Barat dan Ibu Fatlolon ketika tiba di Larat ibu kota Kecamatan Tanimbar Utara dalam rangka pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Provinsi Maluku tahun 2017

Saumlaki, Gubernur Maluku-Ir Said Assagaf usai membuka rapat kerja daerah Provinsi Maluku di Kota Larat Kabupaten Maluku Tenggara Barat kepada wartawan Minggu (6/8) mengakui angka kemiskinan di bagian Selatan Maluku seperti di Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Aru cukup tinggi, karena itu rapat kerja daerah Provinsi Maluku yang dilaksanakan dalam tahun ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung potensi pembangunan di tiga kabupaten tersebut untuk dievaluasi dalam rapat kerja untuk seterusnya ditindaklanjuti.

“Rata-rata angka kemiskinan di Maluku 18,40 persen, saya melihat beberapa Kabupaten yang menyumbang angka kemiskinan tinggi seperti Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Aru, oleh karena itu saya bikin rapat kerja di Maluku Tenggara Barat saat ini agar kita mau tahu sejauh mana potensi yang ada di daerah ini, bahwa sudah dilakukan pemberdayaan atau belum, karena masih terdapat keterbatasan pembangunan yang menyebabkan tingginya angka kemiskinan di 3 daerah tersebut.”ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, berbagai sektor pembangunan perlu ditingkatkan termasuk pemberdayaaan masyarat dan 10 program pembangunan di daerah harus didorong untuk mengurangi tingginya angka kemiskinan di Maluku. Lanjut Gubernur, 10 program pembangunan yang mesti ditingkatkan adalah pembangunan pelabuhan, pembangunan listrik, Sumber air bersih, pembangunan drainase, Pembangunan Teknologi dan Komunikasi, serta pembangunan Sumber Daya Manusia seperti yang dikutip Gubernur dari Bupati Maluku Tenggara Barat, perlu dievaluasi dan didorong sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan tersebut.

Menjawab pertanyaan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Gubernur mengatakan, dirinya selalu melakukan evaluasi bersama Kepala Dinas PU Provinsi Maluku tentang infrastruktur pembangunan, salah satunya infrastruktur pembangunan jalan Batu Putih Ilngei di Kabupaten MTB. Dikatakannya, Infrastruktur pembangunan jalan Ilngei-Batu Putih akan menjadi tanggungjawab dirinya karena telah melakukan survei “Saya yang bertanggung jawab atas jalan ini, karena saya yang melakukan surfei termasuk jalan trans Yamdena dan sebagainya”.tandas Gubernur.

Khusus untuk pembangunan jalan Ilngei Batu putih terjawab pada malam ramah tamah yang dilakukan dalam bentuk dialog masyarakat yang dipimpin Gubernur Maluku, sejumlah pertanyaan masyarakat dijawab tuntas oleh Gubenur melalui pimpinan SKPD Provinsi Maluku. Gubernur Maluku melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku mengatakan Khusus Infrastruktur pembangunan jalan Ilngei batu Putih telah dianggarkan melalui DAK tahun 2018 sebesar 37,2 Milyar rupiah. Tahun ini telah dianggarkan 13 milayar rupiah untuk pekerjaan pembangunan sepanjang 3 kilo meter sedangkan sisanya sepanjang 9,7 km akan diselesaikan pekerjaannya di tahun 2018 mendatang. (Kominfo/Humas)


Share post ini: