PEMBANGUNAN AIR BERSIH DI DESA ARMA SUDAH SESUAI PERENCANAAN


Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pemukiman Kabupaten Maluku Tenggara Barat Yulius Mangende, mengklarifikasi pendapat masyarakat yang dilansir sejumlah media cetak dan online beberapa hari lalu yang sengaja mempublikasikannya seolah-olah pembangunan sarana air bersih tersebut dikerjakan hanya asal-asalan dan terkesan amburadul.

Saumlaki, Pembangunan sarana air bersih di desa Arma Kecamatan Nirunmas sudah sesuai dengan perencanaan karena masyarakat di desa itu sudah menikmatinya dengan baik.Pernyataan tegas itu disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air Bersih, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pemukiman Kabupaten Maluku Tenggara Barat Yulius Mangende sekaligus mengklarifikasi pendapat masyarakat yang dilansir sejumlah media cetak dan online beberapa hari laluyang sengaja mempublikasikannya seolah-olah pembangunan sarana air bersih tersebut  dikerjakan hanya asal-asalan dan terkesan amburadul.

“kami sudah mempertanggungjawabkannya termasuk melalui sharing dengan Komisi A dan Komisi C DPRD MTB dan lintas Komisi DPRD tanggal 28 Agustus 2018 lalu, jadi untuk air bersih di desa Arma menurut kami tidak ada masalah lagi karena sudah melalui tahapan dan prosedur sesuai aturan yang berlaku dan masyarakat sudah menikmatinya sejak tahun 2017 hingga saat ini” tegasnya.

Terkait dengan imagge negatif sekelompok masyarakat terhadap pembangunan dan sarana air bersih di desa Arma dirinya mengajak masyarakat untuk bersama membangun Kabupaten Kepulauan Tanimbar  dengan baik.

”saya mengajak kita semua untuk membangun Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini dengan baik supaya masyarakat di Kepulauan Tanimbar dapat menikmati manfaat pembangunan yang terus digalakan pemerintah Daerah” harapnya.

Sementara itu PPTK Kegiatan pembangunan Air bersih pada Dinas PUPR Kabupaten Maluku Tenggara Barat Sony Sahertian juga memberikan tanggapan terkait image negatif tersebut.

”saya perlu menjelaskan bahwa, pekerjaan ini merupakan pekerjaan tahun 2017 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus melalui pelelangan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP), dan jika dikatakan bahwa pekerjaan itu amburadul itu sebenarnya salah karena pekerjaan ini telah diselesaikan dengan baik dan sudah dinikmati oleh masyarakat” ujar Sahertian.

Menurutnya, jika pekerjaan pipa yang dikatakan amburadul atau terbengkalai itu mungkin dilihat pada awal pekerjaan saat pemasangan pipa di lapangan, namun hal itu sudah dilakukan secara baik.

”jadi kalau sampai sekarang dikatakan amburadul itu tidak benar,karena pipa-pipa itu sudah terpasang dengan baik,  dan hal ini sudah melalui beberapa tahapan pemeriksaan oleh pihak inspektorat Daerah termasuk pihak Kejaksaan Negeri Saumlaki selaku TP4D dan Polres Maluku Tenggara Barat, ” jelasnya.

Sementara itu, menjawab opini bahwa pipa yang digunakan tidak sesuai dengan perencanaan, Pengawas Lapangan Dinas PUPR Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nikson Kundre menjelaskan bahwa jenis dan ukuran pipa yang digunakan untuk pembangunan air bersih tersebut sudah sesuai, antara lain : Pipa ukuran 2 inci, 3 inci dan 6 inci dengan merk Pipa Spindo 0300 SNI. Medium A (0036), Spindo 0039 : 2013, No Produksi : 004 IDN Meo 2 inci x 6000 mm,bahwa pipa yang dipakai sudah sesuai dengan perencaaan berdasarkan harga yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati Maluku Tenggara Barat.

 

© diskominfo-mtb


Share post ini: