RUMAH PASTORAN DAN AULA PAROKI OLILIT BARAT RESMI DIGUNAKAN


BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT - PETRUS FATLOLON, SH., MH SAAT MEMBERIKAN SAMBUTAN DALAM ACARA PENGRESMIAN GEDUNG PASTORAN PAROKI HATI KUDUS YESUS OLILIT BARAT, BERLANGSUNG DI GEREJA PAROKI HATI KUDUS YESUS OLILIT BARAT, SAUMLAKI. 4/8

Saumlaki, (diskominfo). Rumah Pastoran dan Aula Paroki Hati Kudus Yesus di Olilit Barat resmi digunakan setelah diresmikan Uskup Amboina Mgr P.C.Mandagi, MSC.  Uskup Amboina Mgr P.C.Mandagi, MSC. Yang didampingi Bupati Fatlolon dan Ibu Joice melakukan pengguntingkan pita sebagai tanda resminya bangunan rumah pastoran untuk dimanfaatkan bagi kepentingan umat paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat. Dalam sambutannya, Mandagi memuji Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat karena memiliki hati yang tulus dan berkomitmen menyelesaikan bangunan fisik  pastoran tersebut.  ” ini sarana tempat tinggal pastor, tetapi manfaatnya adalah untuk membangun iman umat dan pembangunan manusia,  dan diharapkan akan berimbas pada perubahan perilaku umat Paroki Hati Kudus Olilit Barat” katanya.

Selanjutnya Bupati Maluku Tenggara Barat menyampaikan proficiat kepada umat dan masyarakat Olilit Barat yang telah berpartispasi dalam menyelesaikan pekerjaan pembangunan Pastoran dengan besar anggaran 1,3 Milayar Rupiah lebih meskipun Pemda hanya bisa membantu memberikan 500 juta lebih.. “ saya bangga karena partispasi umat sangat besar, ” kata Bupati

Dikatakan, pembangunan rumah ibadah merupakan tanggungjawab bersama antar Pemerintah dan Umat karena itu merupakan satu kebanggaan tersendiri sekaligus sebagai bukti bahwa penyelesaian pembangunan rumah Tuhan ini menunjukan betapa eratnya persatuan dan kesatuan yang terus terjalin dan terbudaya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Sementara itu Ketua panitia pembangunan Pastoran Hati Kudus Olilit Barat dr Juliana Chatarina Ratuanak dalam laporannya mengatakan, Bangunan rumah pastoran lama dibangun sejak tahun 1980. Untuk menujang  acara-acara gereja bersama umat perlu dibangun rumah pastoran yang baru karena bentuk dan kapasitas rumah pastoran yang lama tidak lagi menampung berbagai kegiatan umat yang kian terus berkembang dari tahun ke tahun.

Angaran bagi rumah pastoran baru tersebut senilai 1,307,385,000,- (satu Milyar tiga ratus tuju juta tiga ratus delapan puluh lima ribu rupiah) yang terdiri dari : (1). Sumbangan Pemda Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebesar Rp. 550,000,000,- (2). Sumbangan Umat dan Pemerrintah Desa sebesar : Rp. 757, 385, 000,-.

” total anggaran ini belum termasuk sumbangan material pembangunan oleh umat yang diserahkan langsung ke lokasi pembangunan, dengan diselesaikan rumah pastoran ini, maka dilanjutkan dengan pembangunan Aula Paroki pada lantai 3 Rumah Pastoran, dengan estimasi seksi konstruksi membutuhkan biaya sebesar 500 juta rupiah, ” lanjutnya.

©diskominfo-mtb


Share post ini: