Sail Darwin Saumlaki Yacht Race Digelar September 2019


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Tanimbar - Mynrik Batlolon : “Tahun 2019 ini, kami rencanakan dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019 dan untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan kegiatan ini, maka sejauh hari Dinas Pariwisata melakukan koordinasi dengan bebagai instansi vertikal terkait dengan penyelenggaraan"

Saumlaki, Penyelenggaraan Sail Darwin Saumlaki Yach Race masuk tahun ketiga, Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Tanimbar sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam iven tersebut, karena penyelenggaraan ini merupakan kebijakan yang diangkat untuk memicu pertumbuhan pariwisata di Tanimbar.

“Tahun 2019 ini, kami rencanakan dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019 dan untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan kegiatan ini, maka sejauh hari Dinas Pariwisata melakukan koordinasi dengan bebagai instansi vertikal terkait dengan penyelenggaraan.” Ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Mynrik Batlolon di Saumlaki, Jumat (24/5/2019).

Tahun ini langkah awal adalah kunjungan dari Darwin Sail in Club, untuk koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang direncanakan tanggal 20 dan 21 Juni 2019, dengan melakukan penerbangan langsung dari Darwin ke Saumlaki menggunakan pesawat Carter. Untuk itu Dinas Pariwisata dengan berbagai kementerian terdekat sudah melakukan koordinasi dan semoga kehadiran mereka (Darwin Sail in Club) dapat diizinkan untuk melakukan penerbangan langsung.

“Beberapa kementerian terkait sudah memberikan ijin untuk pendaratan itu, tinggal kami dari pemerinta daerah dan juga beberapa instansi vertikal dari Karantina, Imigrasi maupun Bea Cukai kita rapat bersama Forkopimda untuk mempersiapkan kehadiran dari pesawat carter ini.” Ujarnya.

“Karena dengan ijin pesawat itu bisa mendarat di bandara kita, maka ada ruang kita kembangkan kerjasama lebih lanjut untuk kunjungan-kunjungan berikutnya.” Lanjut pria kelahiran Desa Tutukembong Kecamatan Nirunmas.

Melalui kehadiran Konsul RI di Darwin beberapa saat lalu di kota Saumlaki turut membantu untuk menjembatani proses kunjungan perkumpulan Darwin Sail Club sebagai peserta yang turut menyemarakan penyelenggaraan Darwin Saumlaki Yacht Race Tahun 2019 tersebut.

“Kemarin kami sudah bicarakan dengan Konsul RI di Darwin saat  kunjungan ke sini, kami berharap ada peningkatan jumlah kapal yang akan ke sini dan beliau juga berharap.” Jelasnya.

Diharapkan kegaiatan ini memberi sinyal tentang Saumlaki khususnya Kepulauan Tanimbar layak dikunjungi oleh para wisatawan. Ini merupakan keinginan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar iven-iven seperti ini dapat didukung oleh semua pihak. Dengan kesan yang mereka sampaikan bahwa Saumlaki layak mereka kunjungi dan itu terlihat dengan adanya kapal-kapal pesiar, khusus dari Australia ke Saumlaki pulang-pergi merupakan salah satu yang diinformasikan dari para Yacher.

“Mereka yang menyampaikan bahwa Saumlaki khususnya Kepulauan Tanimbar sangat potensial dan memiliki keunikan alam dan keberagaman potensi wisata yang luar biasa.” Jelas Batlolona.

Tingkat kunjungan wisatawan ke Tanimbar semakin  meningkat dan target tahun ini dapat mendatangkan 2.000 orang. Dari beberapa kali kunjungan ini kami bisa lihat target di atas dua ribu orang dapat terpenuhi. Artinya ada peningkatan cukup signifikan dari kegiatan sebelumnya.

Menjelang kegiatan Sail Yacht Race akan diselenggarakan kegiatan Gebyar Wisata dan Budaya Tanimbar, diharapkan kegiatan ini bersamaan dengan penyelenggaraan Sail agar para tamu kita yang datang sekaligus melihat parade budaya di tahun ini.

“Kami berharap didukung oleh semua pihak khususnya masyarakat Tanimbar, karena dengan adanya Kabupaten Kepulauan Tanimbar mari kita dorong seluruh budaya Tanimbar.” Kata Batlolona.

“Jadi kalau Pak Bupati menganjurkan untuk semua motif-motif Tanimbar ditampilkan diberbagai tempat, ini sangat menarik dan perlu disambut oleh semua kita, karena dengan adanya motif-motif Tanimbar yang ditampilkan di manapun menjadi daya tarik.” Lanjutnya.

Menurut Batlolona, kalau sekarang kantor dinas, badan yang memasang motif tenun Tanimbar, diharapkan rumah-rumah penduduk di lokasi publik harus juga siapkan, sehingga para wisatawan dapat melihat dan menemukan salah satu aktifitas budaya yang selama ini mereka belum ketahui. Di desa-desa harus dibangun gapura, harus benahi lagi tata cara penerimaan adat, benahi sentral tarian adat, cerita rakyat, dan munculkan lagi kearifan lokal misalnya, makanan tradisional.

Selanjutnya Batlolona mengatakan, tahun 2018 pelaksanaan selebrasi Darwin Yacht Race di Pantai Kelyar dan direncankan tahun 2019 akan dilaksanakan di Pulau Matakus. Untuk itu, pihaknya akan mempersiapkan Pulau Matakus, karena merupakan salah satu icon wisata bahari yang ada di Tanimbar.

“Disamping itu juga ada pilihan lain yang kita kembangkan destinasi-destinasi yang baru, karena orang datang tidak punya satu pilihan saja, oleh karena itu kami sudah mengusulkan untuk membuka lagi satu destinasi wisata baru yaitu telaga di Lorulung.” Tutup Batlolona.


Share post ini: