SERAH TERIMA JABATAN DIREKTUR UTAMA PT. KALWEDO KIDABELA


SEKRETARIS DAERAH KAB. MALUKU TENGGARA BARAT “untuk dua hal ini kami percaya bahwa dewan direksi yang baru di bawah pimpinan Bapak P. P. Werembinan, akan mengkonsentrasikan dan mengkonsolidasikan semua hal yang terkait dengan penataan dan pengelolaan BUMD ke depan, untuk kemudian bisa mewujudkan dua fungsi tersebut, ”

Saumlaki, (Diskominfo) - Setelah melewati proses pelantikan Direksi PT. Kalwedo Kidabela tanggal, 9 Mei 2018 di lantai II Kantor Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), selanjutnya dilaksanakan proses serah terima jabatan dari pelaksana tugas direktur A. P. Sabono, kepada direktur yang baru, P. P. Werembinan, bertempat di kantor PT. Kalwedo Kidabela, kompleks Pelabuhan Penyebarangan Saumlaki, Rabu (16/5/2018).

Serah terima jabatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Piterson Rangkoratat, Asisten Bidang Pemerintahan Setda MTB, Yohanis Batjeran, P. serta beberapa pimpinan SKPD teknis lainnya. Dari pihak PT. Kalwedo Kidabela yang hadir adalah para direksi dan jajarannya. Direksi Administrasi Perencanaan dan Keuangan Dominicus Torimtubun dan Direksi Pemasaran dan Operasional Kristian Matruty, sejumlah  Aparatur Sipil Negara, Anak Buah Kapal dan Nakhoda KMP. Sardinela dan KMP. Egron.

Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Piterson Rangkoratat dalam arahannya mengatakan, PT. Kalwedo Kidabela merupakan salah satu Badan Usaha Miliki Daerah (BUMD) memiliki dua tugas utama, yaitu pertama melakukan pelayanan publik meliputi jasa transportasi, dan yang kedua menjalankan tugas dan fungsi bisnis. “untuk dua hal ini kami percaya bahwa dewan direksi yang baru di bawah pimpinan Bapak P. P. Werembinan, akan mengkonsentrasikan dan mengkonsolidasikan semua hal yang terkait dengan penataan dan pengelolaan BUMD ke depan, untuk kemudian bisa mewujudkan dua fungsi tersebut, ” ungkap Sekda.

Pemerintah daerah berharap ke depan dengan tugas dan fungsi tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemda MTB. Sekda juga berharap, KMP. Sardinela yang selama ini tidak pernah beroperasi, segera dilakukan langka-langka pembenahan untuk dioperasikan. ”Operasi dari kedua kapal ferry yaitu KMP Egron dan KMP. Sardinela tentu bersumber dari Penyertaan Modal Pemerintah Daerah dan Dana Subsidi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI. Proses subsidi tersebut tentu saat ini dilakukan dengan  mekanisme lelang, dan diharapkan kedua subsidi itu dapat berjalan dengan lancar dan kemudian operasional kedua kapal itu dapat berjalan secara optimal, ” harap sekda.

Trayek keberangkan kedua kapal yang melayari sejumlah daerah di Kabupaten Maluku Tenggara Barat seperti waktu-waktu sebelumnya, akan disampaikan kepada masyarakat setelah dilakukan semua proses pembenahan operasional dari kedua kapal penyebarangan tersebut, oleh pihak PT. Kalwedo Kidabela.


Share post ini: