Server SIAK Dukcapil KKT Kembali Normal


Kepala Dinas Dukcapil KKT - Johosua Metanfanuan : “Kerusakan itu terjadi kira-kira sebulan yang lalu, dan untuk menjamin pelayanan yang berkesinambungan maka unit ini harus tanggap atas kebutuhan masyarakat umum.”

Saumlaki, Pelayanan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang dikabarkan mengalami gangguan sejak awal bulan Mei lalu, kini mulai normal dioperasikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

“Kerusakan itu terjadi kira-kira sebulan yang lalu, dan untuk menjamin pelayanan yang berkesinambungan maka unit ini harus tanggap atas kebutuhan masyarakat umum.” Ujar Kepala Dinas Dukcapil KKT, Johosua Metanfanuan di ruang kerjanya Jl. Ir. Soekarno Saumlaki, Jumat (24/5/2019).

Langkah penanganan kemudian dilakukan oleh Dukcapil dengan melaporkan kepada Bupati KKT melalui Sekretaris Daerah, sehingga mendapat persetujuan dan akhirnya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan perbaikan dan seting ulang. Server tersebut akhirnya berhasil ditangani di Jakarta dan dibawah kembali ke Saumlaki pada hari Minggu, 19 Mei 2019.

“Setelah alat tiba hari minggu itu, tidak langsung ke rumah. Dari Jakarta malam, sampai siang, dan alatnya langsung di seting di sini, di kantor dan hebatnya dukcapil di situ. Dari hari Minggu dilakukan penyetingan dan dapat mulai berfungsi di hari Rabu, tapi terkendala pada cetak.” Ujar Jos Metanfanuan.

Sebagaimana diketahui, demi kelancaran proses pencetakan KTP elektronik dibutuhkan koneksi internet yang stabil dan lancar. Hal tersebut yang menjadi kendala Dukcapil KKT dalam proses pelayanan pencetakan dokumen kependudukan menggunakan sistem informasi administrasi kependudukan, yang terkonkensi secara terpusat dengan Pusat Data Kementerian Dalam Negeri.

Mentanfanuan menambahkan, harapan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, agar semua dokumen kependudukan dapat berjalan cepat, tepat dan akurat, karena itu dibutuhkan kinerja ekstra dari semua Dukcapil di daerah.

“Tandatangan di mana saja, ketika makan di rumah makan, bisa tanda tangan, di rumah pulang makan, bisa tanda tangan. Tapi, lagi-lagi MTB ini terkendala dengan jaringan.” Ungkap pria asal Desa Roeman, Kecamatan Fordata tersebut.

Oleh karena itu Metanfanuan berharap SKDP teknis yang menangani infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk membantu pemerintah daerah memperjuangkan jaringan internet yang handal di Tanimbar, sehingga bisa sejajar dengan kota-kota lain di Maluku secara khusus dan Indonesia secara umum.

“Kira-kira di sini Infokom, supaya jaringan di sini bagus, supaya habis rekam, langsung cetak, habis rekam langsung cetak. Tual sekarang begitu, kalau Tual bisa, kenapa katong (kita) seng (tidak) bisa? Jadi mungkin saran dari unti yang berkompeten untuk memperjuangkan jaringan agar bagus, supaya masyarakat tidak datang rekam lalu 3 atau 4 hari baru ambil.” Ujarnya.

Sementara itu, beberapa masyarakat yang secara terpisah dimintai tanggapan terhadap pelayanan pada Dinas Dukcapil KKT memberikan apresiasi yang baik terhadap pelayanan yang mereka dapati selama proses pengurus dokumen-dokumen kependudukan.

“Tanggapan saya pelayanan di Capil ini bagus, ramah, ndak terlalu banyak ini itu, lancar saja.” Ujar Natalia, Warga Desa Sifnana Kecamatan Tanimbar Selatan.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga asal Desa Lingada Kecamatan Wuarlabobar, “Pelayanannya cukup baik, dan itu semua tergantung dari pribadi kita masing-masing. Hanya ada sedikit saja, banyak komputer-komputer ini yang rusak dan gangguan jadi proses pengurusan surat-surat jadi agak terhambat, tapi untuk pelayanannya mereka para staf di sini melayani kita masyarakat dengan baik.” Ujarnya.

Lanjutya, “Tapi pada intinya pelayanan di sini baik, kan mereka tidak hanya melayani satu masyarakat saja, tapi sangat banyak masyarakat yang dilayani dan dihadapi, dari desa-desa, dari dalam kota juga, jadi otomatis pegawai-pegawai di Capil ini lelah. Harusnya kita masyarakat dapat bersabar dan tekun, pastinya akan terlaksana semua surat-surat yang kita urus di capil ini.” Pungas wanita yang enggan menyebutkan namanya tersebut.


Share post ini: