Wakil Bupati KT Utuwaly buka Seminar Sehari Program Pendidikan Sekolah GenIUS


Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar - Agustinus Utuwaly ”Program pendidikan sekolah GenIUS merupakan program kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan Yayasan Pendidikan GenIUS sebagai upaya untuk mencerdaskan anak-anak Tanimbar dalam merealisasikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dengan melibatkan wadah  pendidikan khusus bagi putra/i Tanimbar dengan potensi cerdas dan berbakat istimewa,”

Saumlaki, Wakil Bupati Agustinus Utuwaly buka kegiatan Seminar sehari tentang Program Pendidikan Sekolah GenIUS yang digelar Dinas Pendididikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dihadiri Profesor Yohanis Surya selaku Pendiri Yayasan Pendidikan genIUS, Tim Seleksi Yayasan Pendidikan GenIUS tahun pelajaran 2018 / 2019, sejumlah kepala sekolah Paud, SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

”Program pendidikan sekolah GenIUS merupakan program kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan Yayasan Pendidikan GenIUS sebagai upaya untuk mencerdaskan anak-anak Tanimbar dalam merealisasikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dengan melibatkan wadah  pendidikan khusus bagi putra/i Tanimbar dengan potensi cerdas dan berbakat istimewa,” kata Utuwaly dalam sambutannya di BPU Sejahtera Saumlaki, Senin      (06/04/2019)

Dikatakan, Pengembangan strategi pembelajaran merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh pendidik selama proses belajar mengajar berlangsung agar siswa tidak bosan dalam menerima materi pembelajaran.

”diantaranya; 1).Sistem Gasing (Gampang, Asyik dan menyenangkan), 2). Sistem ketapel, mempersiapkan siswa dengan melakukan pemetaan kompetensi siswa dengan menarik mundur untuk melihat sejauh mana konsep materi yang dipahami, 3). Sistem E-Learning (pembelajaran berbasis elektronik).

Dikatakan, melalui seleksi tersebut, cita-cita dan harapan dari siswa – siswi tentang masa depan dapat terwujud.

”sebagian besar siswa – siswi belum memiliki proyeksi yang jelas tentang sebuah masa depan yang edeal bagi mereka. Selain itu, mimpi mereka tentang kariernya juga masih begitu sederhana dan lebih banyak berkisar pada profesi-profesi yang paling dekat dengan mereka seperti, guru, perawat, mantri dan sebagainya,”ujarnya

Dia berharap, seminari di hari ini akan semakin menumbuhkan sebuah kesadaran baru tentang tanggungjawab pendidik yang bersifat trans-generasi dan trans-kultural di negeri ini dan spirit nasionalisme tetap harus dipelihara kendatipun kita hidup ditengah–tengah dialektika antara berbagai ideologi yang diusung melalui globalisasi atau lokalisasi yang kini sedang mengharu biru perkembangan berbagai bangsa di dunia.

Menurutnya, seminar tersebut akan semakin membantu merevitalisasi nilai – nilai kesukarelaan yang akhir – akhir ini semakin terkikis di tepian perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia konteporer dengan Usaha untuk memotivasi dan menginspirasi anak – anak kepulauan Tanimbar untuk semakin percaya diri dan berani mengapresiasikan dirinya melampaui tembok kulturalnya.

“Saya yakin akan bertumbuh kalau kita berusaha dan belajar keras, kemiskinan itu bukanlah sebuah nasib, harus digerogoti dan dilucuti dari  kehidupan masyarakat kita, mari teruskan tebarkan virus need for achievent, saya percaya masa depan yang gemilang akan diraih jauh lebih cepat dengan belajar dan bekerja keras mulai dari sekarang”, Tandasnya.

Kegiatan seleksi tersebut melibatkan 300 peserta yang berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 07 s/d 09 Mei 2019 bertempat di Aula SD Negeri 1 Saumlaki

 


Share post ini: