WAKIL BUPATI MTB : “PEMERINTAH DAERAH OPTIMIS PENYERAPAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) AKAN MAKSIMAL PER 31 DESEMBER 2017”


Bupati Maluku Tenggara Barat - PETRUS FATLOLON dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat - AGUSTINUS UTUWALY, serta Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat-SIMSON LOBLOBLY, dalam Acara Rapat Dengar Pendapat Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat membahas Penyerapan DAK TAhun 2017

SAUMLAKI, Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat-AGUSTINUS UTUWALY mengatakan, Dana Alokasi Khusus untuk pembangunan perlu dimaksimalkan hingga 31 Desember 2017, karena jika tidak maka akan berpengaruh terhadap pengurangan Dana Alokasi umum (DAU) yang diterima Kabupaten Maluku Tenggara Barat oleh pemerintah pusat, demikian dikemukakan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat-AGUSTINUS UTUWALY di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, pemerintah daerah selambat-lambatnya sudah harus menyampaikan laporan Penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik triwulan pertama tanggal 31 Juni 2017, karena itu dirinya memandang perlu untuk melakukan rapat bersama pimpinan SKPD terkait sekaligus menindaklanjuti hasil pertemuan Dengar Pendapat Pemerintah Daerah dengan DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat terkait Evaluasi Penyerapan Dak tahun 2017.

 “Semestinya pada triwulan pertama dan kedua, serapan DAK itu sudah harus mencapai 50% sampai 70%, akan tetapi sampai saat ini belum tercapai karena beberapa faktor teknis dan non teknis, namun selaku pemerintah daerah saya dan bupati serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat optimis bahwa sampai dengan tanggal 31 Juni  penyerapan dana DAK sudah maksimal sesuai target yang ditetapkan”, ujarnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati menyampaikan bahwa sebenarnya keterlambatan ini bukan disengajakan, tetapi karena Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengalami transisi pemerintahan yang dipimpin oleh 3 orang Bupati.

“Seperti kita ketahui pemerintahan sebelumnya berakhir bulan April 2017 kemudian dilanjutkan oleh caretaker dan baru tanggal 22 Mei 2017 Bupati dan Wakil Bupati Defenitif dilantik, sehingga secara efektif belum sampai 1 bulan Saya dan bapak PETRUS FATLOLON melaksanakan amanah rakyat ini, namun bagi kami itu bukan alasan, dan kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin agar penyerapan DAK Fisik maupun DAU yang dikelola setiap SKPD akan terserap dengan baik demi pembangunan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat ini, tegas Wakil Bupati.

Ditambahkan, penyerapan dana DAK fisik perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui SKPD pengelola, karena jika penyerapan dana DAK hingga 31 Desember 2017 tidak maksimal maka akan berpengaruh terhadap pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun-tahun berikutnya.

Karena itu sekali lagi Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah daerah akan berusaha untuk memaksimalkan penyerapan dana DAK tersebut hingga 31 Desember 2017, sehingga tidak berdampak terhadap jatah Dana Alolasi Umum (DAU) yang diperuntukan bagi kepentingan pembangunan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat.


Share post ini: