Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH, MH., memimpin Apel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Tanimbar


Dalam sambutannya Bupati menyampaikan beberapa arahan strategis dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan, serta kapasitas sebagai Polisi Pamong Praja kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Bahwa, berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja mengamanatkan, ada tiga fungsi utama serta tanggung jawab seorang anggota Polisi Pamong Praja, sebagai perintah atas nama negara kepada setiap anggota polisi pamong praja.

Saumlaki, 8 September 2021 Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH, MH., memimpin Apel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Tanimbar, bertempat di lapangan Apel kantor Bupati Kepulauan Tanimbar. Apel kesatuan ini melibatkan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, para pejabat struktural dan seluruh staf Polisi Pamong Praja, termasuk ASN Non PNS yang baru saja di-SK-kan bulan ini.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan beberapa arahan strategis dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan, serta kapasitas sebagai Polisi Pamong Praja kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Bahwa, berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja mengamanatkan, ada tiga fungsi utama serta tanggung jawab seorang anggota Polisi Pamong Praja, sebagai perintah atas nama negara kepada setiap anggota polisi pamong praja.

Pertama, penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah. Kedua, yaitu menyelenggarakan ketertiban ketentraman masyarakat, serta yang ketiga adalah, menyelenggarakan perlindungan masyarakat. Tiga tugas fungsi utama ini lanjut Bupati, mesti kita wujudnyatakan dalam setiap ucapan, tindakan, perilaku dan pelaksanaan program kegiatan, yang semunya bermuara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati bangga dengan Satuan Polisi Pamong Praja yang tampil gagah dengan seragam seperti ini. Karena itu diharapkan agar jajaran Satpol PP dapat diwujudnyatakan dalam bentuk tiga fungsi utama yang disebutkan tadi, dimana seorang anggota Polisi Pamong Praja harus jadi contoh (teladan) disiplin yang tinggi. Satpol PP juga harus memilki spirit yang tinggi, berdedikasi yang serta loyal kepada pimpinan, mampu membaca situasi ditengah-tengah masyarakat.

Bukan sebaliknya, anggota Satpol PP membuat persoalan mengakibatkan terjadinya gangguan ketertiban dan ketenteraman dalam masyarakat, atau tindakan-tindakan lain yang berhubungan dengan pelanggaran hukum baik diinternal Satpol PP ataupun dengan SKPD lain. Ia berharap, berbagai kekurangan yang pernah dialami agar segera dibenahi.

Bupati juga berharap, baik PNS maupun Pegawai Kontrak yang ada di Satuan Polisi Pamong Praja harus menjadi pelopor-pelopor pembangunan. Bupati percaya, dengan penampilan yang gagah seperti ini, nama besar Satpol PP dengan berbagai atribut yang melekat, Satpol PP Kabupaten Kepulauan Tanimbar akan tampil lebih baik lagi. (HUMAS SETDA)


Share post ini: